Bupati Upayakan Tambahan Kuota Solar Nelayan

0
753
BBM MURAH: Nelayan saat menunggu penyaluran BBM murah diTambelan, baru-baru ini.F-istimewa

BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi merasa lega setelah program lembaga penyaluran BBM satu harga ke Tambelan atas usulan Pemkab Bintan terhadap program Presiden RI terealisasi. Selanjutnya, H Apri Sujadi mengupayakan penambahan kuota penyediaan solar untuk nelayan di SPBU BBM satu harga di Tambelan ini.

Bupati Bintan Apri Sujadi menjelaskan, awalnya Pemkab Bintan mengajukan penambahan kuota solar untuk nelayan Bintan ke pusat. Karena, jumlah BBM yang diperlukan nelayan selalu kurang, pada musim-musim tertentu. Ternyata, di pusat ada program lembaga penyalur BBM satu harga, dari Presiden RI.

Baca Juga :  Masa Normal Baru Covid-19, Pilkada Jadi Festival Gagasan

”Makanya saya usulkan, agar pusat membentuk lembaga penyalur BBM satu harga di Bintan. Alhamdulillah, usulan kita terealisasi, tempatnya di Tambelan. Program ini kita jolok ke pusat, begitu lah bahasa Melayu-nya,” tutur Apri Sujadi, saat menghubungi koran ini dari Mekah, Jumat (29/12).

Kemudian, lanjut Apri Sujadi, Pemkab Bintan dan Pertamina berkoordinasi dengan PT National Ferrous, yang siap menjalankan program lembaga penyalur BBM satu harga.

Dengan konsekuensi di Tambelan dibangun satu SPBU untuk sandar kapal nelayan. Selain itu, BBM yang dijual harus sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat, melalui program nasional. Penjualan BBM solar dan premium, tidak berdasarkan HET atau ada penambahan biaya transportasi angkut tapi, sudah satu harga secara nasional.

Baca Juga :  PT Esco Pun Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Sekarang, tambahnya, kuota pasokan solar ke SPBU satu harga di Tambelan, jumlahnya masih kurang. Dari jumlah kapal nelayan yang ada, di Tambelan diperlukan 200 ton atau kilo liter per bulan. Sementara, kuota yang masih diberikan itu 80 KL per bulan.

”Kami dari Pemkab Bintan akan segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina, agar kuota pasokan solar untuk nelayan ini ditambah,” kata Apri Sujadi.

”Saya juga akan meminta data kapal nelayan dan kuota solar yang diperlukan nelayan ini, kepada Dinas Perikanan, Bagian Ekonomi maupun Dishub,” sebutnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here