Buronan Pembobol Rumah Kosong Ditangkap di Batam

0
810
Iptu Suratman saat mengekspose hasil tangkapannya.f-raymon/tanjungpinang os

TANJUNGPINANG – Jajaran Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur berhasil membekuk Deski Ramendo (19) yang merupakan burunan pembobol rumah kosong di Tanjungpinang. Tersangka dibekuk di Jalan Nagoya Square Batam, Selasa (24/7). Saat ditangkap tidak ada perlawanan.

Wakapolsek Tanjungpinang Timur, Iptu Suratman mengatakan, kejadian berawal pada saat pemilik rumah yang tinggal di Jalan Bestari kilometer 8 Atas, kecamatan Tanjungpinang Timur, meninggalkan rumahnya beberapa hari.

Tersangka yang mengetahui rumah kosong itu, bersama ketiga tersangka lainnya melancarkan aksinya, Rabu (23/5) sekitar pukul 15.00. ”Selama dua minggu, rumah dalam keadaan kosong di situlah tersangka Deski bersama tiga orang tersangka lain mencuri barang-barang berharga,” katanya Kamis (26/7).

Baca Juga :  Jalan Lingkar Dilelang

Suratman menyebutkan, setelah korban mengetahui rumahnya dibobol oleh maling kemudian korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. Atas laporan itu kemudian anggota unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur langsung melakukan penyelidikan.

”Mengetahui keberadaan pelaku anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya Irwan, Ridwan dan Elia Agung pada tanggal 7 Juni 2018, lalu,” sebutnya.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan ketiga pelaku ini diperoleh informasi ada satu orang atas nama Deski Ramendo yang ditetapkan sebagai buronan polisi. Namun, tidak berapa lama akhirnya tersangka Deski Ramendo diamankan oleh anggota Reskrim Polsek Tanjungpinang dibantu Tim Buser Polresta Barelang.

Adapun barang bukti yang diamankan satu unit rice cooker, satu unit oven, satu unit panci presto, satu unit mesin cuci, telpon dan satu unit kulkas.
Kanit Reskrim, Ipda Yustinus Halawa menuturkan, pelaku Deski Ramendo merupakan residivis kasus pembunuhan terhadap pacaranya sendiri di Batam, tersangka. ”Tersangka Deski ini merupakan Resedivis kasus pembunuhan di kota Batam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Taman Gurindam Masih Aset Bintan

Kanit menjelaskan, saat beraksi para pelaku merusak pintu samping rumah kemudian seluruh pelaku masuk dan mengambil barang-barang berharga milik korban. Para pelaku ini saat beraksi sebanyak dua kali dirumah korban. ”Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp17,5 juta,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Deski membenarkan, dirinya merupakan seorang mantan narapidana kasus pembunuhan terhadap pacarnya pada tahun 2014 silam. Tapi waktu itu dirinya masih berstatus anak di bawah umur. ”Saya sudah bebas, tapi bebas bersyarat. Saya membunuh pacar saya dan dihukum 9 tahun penjara,” tuturnya.

Baca Juga :  Penyengat Ditetapkan Menjadi Pulau Perdamaian Dunia

Deski menuturkan, dirinya datang ke Tanjungpinang untuk bertemu teman-temannya. Tetapi pertemuannya itu malah membawa dirinya untuk melakukan pencurian. ”Tujuan ke Pinang saya hanya ingin bertemu dengan teman-teman saya saja,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here