Buruh Akhiri Hidupnya dengan Seutas Tali Nilon

0
426
Tim Polsek Siantan melakukan olah TKP, Sabtu (29/12) pagi. f-indra gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Warga dihebohkan saat menemukan Jamal (51), buruh harian lepas yang nekat mengakhiri hidup dengan menjerat lehernya menggunakan tali nilon berwarna biru dongker di Tribun Lapangan Bola Voli Jalan Kampung Baru, RT 03 RW 02 Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (29/12) 01.10 WIB dini hari.

Saksi mata, Salim (45) kepada wartawan mengaku terkejut melihat korban yang sudah tergantung mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna putih dan celana panjang training berwarna hitam.

“Benar pak, saya yang melihat sosok mayat tergantung dengan seutas tali dilehernya di lapangan voli itu. Saya langsung meminta tolong dan membuat laporan ke pihak keamanan se tempat,” katanya.

Ia juga mengatakan, dengan rasa takut dan prihatin pun bergegas mengendarai kendaraan sepeda motornya menuju ke Kantor Polsek Siantan untuk membuat laporan kejadian.

Setelah membuat laporan tim Polsek Siantan melakukan pengecekan dan dilanjutkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami tidak berani mendekatinya pak, setelah dilakukan laporan kewenangan itu menjadi tanggung jawab pak polisi,” sebut dia.

Tambahnya, mengenal sosok korban. Merupakan duda yang bekerja sebagai buruh harian lepas.

Ia menilai, gairah hidupnya menurun pasca bercerai dengan istrinya. Menurutnya, korban lebih sering terlihat tidak semangat melakukan aktivitas dan sering menyendiri.

“Kalau saya pribadi terkejut dengan sikap yang diambil. Sejak bercerai dengan istrinya, tingkah lakunya agak berubah. Lebih sering menyendiri dan pendiam dari sebelum ada perceraian,” tutur dia.

Kapolres Anambas, AKBP Junoto membenarkan kejadian tersebut. Kini tim Polsek Siantan telah melakukan olah TKP dan melakukan visum di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tarempa.

Ia menuturkan, mengetahui kejadian berdasarkan laporan dari masyarakat kepada penjaga Polsek yang bertugas.

“Ya benar, sudah dilakukan penindakan berdasarkan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Berdasarkan pengembangan di lapangan kasus ini, kuat dugaan bunuh diri,” tutup Junoto. (ign)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here