Dekatkan Musik Etnik ke Generasi Milenial

0
912
PERTUNJUKAN: Aksi Samudra Ensemble pada sebuah pertunjukan, beberapa waktu lalu.f-fatih/tanjungpinang pos

Malam Ini, Samudera Rilis Album Perdana

Empat tahun rasanya waktu yang cukup matang bagi sebuah kelompok musik menyiapkan album perdananya. Setelah malang-melintang dari panggung ke panggung selama setengah windu terakhir, Samudra Ensemble akan merilis album perdananya, Jumat (29/12) malam ini di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Pentolan Samudra Ensemble, Adi Lingkepin menjelaskan, album perdana bertajuk Sedayoung Kepri ini berisikan delapan nomor yang terdiri dari dua musik instrumental dan enam lagu penuh. ”Semangatnya masih sama, kami memadumadankan bunyi-bunyi etnik dengan langgam kekinian,” ujar pemain biola ini, Kamis (28/12). Bahwasanya mimpi Samudra Ensemble melalui album Sedayoung Kepri, sambung Adi, adalah mengantar khazanah musik tradisional Melayu ke ruang dengar generasi milenial. Nomor macam Progresive Makyong, bisa jadi misal.

Baca Juga :  Tanjungsauh dan Babin Harus Sejalan

Musik pengiring seni teater Mak Yong yang semula klasik dan mistik itu digubah dengan kreatif menjadi langgam kekinian yang terbilang ramah di telinga anak-anak muda zaman sekarang. Nomor ini juga sudah berulang kali dimainkan Samudra Ensemble dan mendapat respons positif dari banyak khalayak.

Tapi Sedayoung Kepri bukan sekadar Progresive Makyong. Lagu Gurindam Plus juga patut diapresiasi lantaran Samudra Ensemble memainkan sesuatu yang baru, beda, penuh gaya ketimbang nomor lain.

Adi menceritakan, Gurindam Plus sebagai wahana kreativitas para personel Samudra Ensemble mengeksplorasi masing-masing kemampuan musikalitasnya. ”Tapi tanpa mengubah identitas kami sebagai band yang mengusung musik etnik dan khazanah tradisi sebagai spirit berkarya,” ungkap Adi.

Baca Juga :  Menhub Siapkan Pengganti Bukit Raya

Terbentuk sejak 2013 silam, Samudra Ensemble memang konsisten menempuh jalur itu. Tengok saja personelnya yang sampai berjumlah 12 orang: Rendra sebagai drummer, Mahadi Bho pembetot bass, Anggit di gitar, Oka Rock di keyboard, Ryan Syahputra pemetik gambus, Darwin pemain akordeon, Bambang di jimbe, Hafik di bebano, Ihsan di darbuka, Mira dan Rio pada vokal, dan Adi Lingkepin pada biola.

Keragaman personel beserta masing-masing alat musiknya ini memberi warna yang kental dan khas pada karya-karya Samudra Ensemble. Malam ini, di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, delapan nomor andalan itu akan dimainkan secara langsung. Konser peluncuran album yang diproduseri secara swadaya ini juga akan menyuguhkan pertunjukan yang tak biasa.

Baca Juga :  Cabut Perda Penghambat Perizinan

Adi menjanjikan, panggung Samudra Ensemble malam ini akan mengobati kerinduan penikmat musik Tanjungpinang terhadap pergelaran tunggal sebuah kelompok musik.(FATIH MUFTIH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here