Delegasi Rusia Janji Bawa Investor

0
545
Delegasi rusia: Delegasi perdagangan Rusia mengunjungi Batam, Senin (178) untuk mencari informasi. F-istimewa/humas bp batam

BATAM – Hingga saat ini, investor asal Rusia belum ada masuk Batam. Kedepan, Delegasi perdagangan Rusia yang berkunjung ke Batam, dijanjikan akan membawa calon investor dari Rusia ke Batam.

Kedatangan mereka ke Batam, untuk menjajaki peluang usaha yang bisa ditawarkan ke mereka selama ini.

Kepala Perwakilan Perdagangan (Trade Representative) Rusia, Sergey Rossomakhov, mengungkapkan, mereka ke Batam karena ingin melihat peluang investasi.

”Kami ingin mengeksplor peluang bisnis dan investasi di Batam. Setelah ini, kami akan membawa investor Rusia ke sini,” ungkap Sergey, Senin (17/4).

Sebelumnya, mereka belum ada investasi di Batam. Namun dari hasil kunjungan mereka di Batam, daerah yang berbatasan dengan Singapura ini memiliki daya tarik untuk investasi.

”Batam salah satu destinasi yang atraktif untuk investasi Rusia di sini. Maka itulah kami datang kemari untuk mencari projek yang atraktif, untuk para investor asal Rusia,” harapnya.

Disampaikan, mereka akan menjelaskan apa yang ditemukan di Batam kepada pelaku bisnis di negaranya. Sehingga dari situ, akan didorong membuka usaha di Batam.

”Kami membicarakan mengenai private investment. Akan sangat menarik untuk perusahaan Rusia. Kami akan melapor ke komunitas bisnis di Rusia dan akan disarankan datang dan mulai eksplorasi,” janjinya.

Diakui, salah satu bisnis yang banyak di Rusia, terkait dengan Nuklir. Seperti diberitakan Tanjungpinang Pos sebelumnya, untuk nuklir, perusahaan BUMN Rusia sebenarnya sudah beberapa kali ke Batam.

Mereka berencana investasi, untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Batam. Namun masih dalam tahap studi.

”Untuk informasi, selain nuklir kami juga bekerja kepada beberapa energi konvensional, tetapi sayangnya tidak di Batam. Itu di daerah lain di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Sergey, Batam merupakan daerah yang berpotensi untuk mengembangkan perusahaan di bidang energi konvensional dan energi terbarukan.

”Maka itulah kami datang. Kami berharap untuk bisa berdiskusi mengenai energi antara Rusia dan Indonesia di Jakarta awal Mei tahun ini,” harapnya.

Pada kesempatan itu disampaikan juga ketertarikan mereka dengan izin investasi 3 jam (I23J). Sistem di BP Batam itu juga diakui akan menjadi informasi yang akan disampaikan kepada investor Rusia sebagai keunggulan tambahan Batam.

”Karena saya tahu mengurus perizinan bisa memakan waktu yang banyak untuk mengurus surat, registrasi dan lain–lain. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membawa investasi Rusia,” janjinya.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here