Desak Terbitkan Pergub Lego Jangkar

0
324
SIRAJUDIN menyerahkan laporannya kepada Jumaga Nadeak. f-istimewa/humas dprd kepri

Fraksi-fraksi DPRD Kepri Beri Masukan dan Kritikan Ke Pemprov

Menjelang disahkannya Ranperda APBD Kepri tahun anggaran 2019, fraksi-fraksi di DPRD Kepri memberi masukan maupun kritikan kepada Pemprov Kepri. Tujuannya agar program tahun depan benar-benar bersentuhan dengan masyarakat.

DOMPAK – DPRD Kepri melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kepri terhadap hasil pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda APBD tahun anggaran 2019 di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepri di Dompak, Kamis (29/11) siang.

Dalam pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kepri ini masing-masing memberikan pendapat dan harapan untuk penggunaan anggaran tahun 2019, agar sesuai yang diharapkan dan digunakan sebagaimana mestinya.

Fraksi PDI-P yang disampaikan Saproni meminta agar program pembangunan yang dilakukan di dinas-dinas harus sesuai dengan tupoksi dan balitbang.

Pelaksanaan masalah pembangunan tribun sepakbola, harusnya diberikan pada dinas terkait, sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Saat ini anggaran belum maksimal, sehingga belum dinikmati untuk kesejahteraan rakyat, seperti bidang kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga :  Rabu, KPU se-Kepri Cek DPS ke Lapangan

Fraksi PDI-P juga meminta kepada pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas di dalam penganggaran serta menegaskan kembali agar pemerintah daerah lebih dini mengantisipasi pengelolaan anggaran pada tahun 2019.

Fraksi Golkar yang disampaikan Raja Bakhtiar pada prinsipnya mendukung Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah 2019.

Fraksi Demokrat Plus yang disampaikan Joko Nugroho meminta agar program-program fisik yang diprogramkan di OPD agar dipindahkan di Dinas Perkim.

Khusus program multiyears, Fraksi Demokrat Plus tetap meminta perhatian khusus terhadap pemerintah harus bersungguh-sungguh mengawasinya.

Terkait lego jangkar yang sudah disepakati sebesar Rp60 miliar pada tahun 2019, Fraksi Demokrat Plus meminta agar Pemprov Kepri segera menerbitkan Pergub sebagai dasar hukum untuk melakukan pemungutan retribusi labuh jangkar tersebut.

Baca Juga :  Aktif Berantas Pelaku Illegal Fishing

Pemerintah harus berhati-hati terhadap program berhubung waktu yang bersamaan dengan Pemilu 2019, jangan sampai ada asas manfaat kepentingan partai tertentu.

Penerimaan keuangan daerah perlu dilakukan secara cermat, terukur dan rasional, jangan sampai adanya pemaksaan pendapatan/penerimaan.

Pengelolaan keuangan di Sekwan sudah saatnya dilakukan dengan profesional. Gubernur Kepri perlu mempertimbangkan pengelolaan keuangan di Sekretariat Daerah agar kinerja eksekutif dan legislatif berjalan seimbang untuk terwujudnya cek and balances sistem dalam pengelolaan keuangan daerah.

Fraksi Demokrat Plus menyetujui Ranperda APBD 2019 menjadi Perda 2019.

Fraksi Hanura Plus yang disampaikan Sukhri Farial menyatakan, Pemprov Kepri diharapkan untuk kembali menggali segala potensi-potensi yang akan berkontribusi demi peningkatan pendapatan asli daerah.

Dukungan penganggaran tambahan dan penghasilan untuk guru-guru honorer. Fraksi Hanura Plus menyetujui Ranperda APBD 2019 menjadi Perda.

Baca Juga :  Rida Minta Wagub Jangan Lupakan Budaya

Fraksi PKS-PPP yang disampaikan Irwansyah menekankan, selama ini pendapatan masih bergantung pada dana-dana perimbangan.

”Kami melihat APBD 2019 dibayang-bayangi dengan kemungkinan terjadinya defisit, dan pada saat pembahasan ada OPD yang menyatakan adanya hutang yang harus dibayar,” katanya.

Ia juga meminta jaminan kesejahteraan pada guru non ASN diperhatikan. Proyek Gurindam 12 harus berhati-hati dalam pengerjaannya dan mensosialisasikan.

Fraksi Kebangkitan Nasional yang disampaikan Sirajudin Nur menyatakan, mereka dari Fraksi FKN dengan ini menerima Rancangan Peraturan Daerah APBD TA 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah 2019.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, serta hadir Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah sebagai perwakilan dari Pemprov Kepri.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here