Dewan Bintan Terima Laporan Keberhasilan 2017

0
737
KETUA DPRD Bintan H Nesar Ahmad didampingi wakil ketua Agus Wibowo dan Trijono, menerima Ranperda LKPj 2017 dari Bupati dan Sekda Bintan, Rabu (4/4).F-ISTIMEWA

BINTANBUYU – DPRD Kabupaten Bintan menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran 2017, dari kepala daerah, Rabu (4/4) kemarin. Dalam paripurna itu, dewan cuma menerima laporan keberhasilan pembangunan 2017, tanpa disertai laporan kegiatan yang belum selesai.

”Kami akan cek lagi LKPj tahun anggaran 2017 kepala daerah, pada rapat Pansus nanti. Dalam paripurna tadi, cuma laporan keberhasilan yang baru dipaparkan,” kata Agus Wibowo, Wakil Ketua DPRD Bintan, usai paripurna.

LKPj tahun anggaran 2017 disampaikan oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi kepada Ketua DPRD Bintan H Nesar Ahmad, didampingi Wakil Ketua DPRD Agus Wibowo dan Trijono. Penyampaian LKPj tahun anggaran 2017 itu disaksikan Sekda Adi Prihantara, Kepala BP3D Wan Rudi Iskandar dan sejumlah OPD, serta anggota DPRD Bintan.

Baca Juga :  Pesan Bupati, Kuasai Teknologi

Saat penyampaian LKPj tahun anggaran 2017, Bupati Bintan H Apri Sujadi memaparkan sejumlah indikator keberhasilan pembangunan yang telah dicapai, selama tahun 2017. Untuk pendapatan daerah, dari target Rp 992 miliar, Pemkab Bintan berhasil merealisasikan pendapatan melebihi Rp 1 triliun.

Untuk perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2017 Kabupaten Bintan, sebesar 22,62 persen, naik jika dibandingkan IPM tahun 2016 sebesar 22,38 persen. Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2017 Bintan, mencapai 6,17 persen. ”Selain itu, pada tahun 2017 realisasi investasi juga meningkat. Nilai PMA mencapai 712,19 juta US dolar, dan PMDN mencapai Rp 462,65 miliar,” sebut H Apri Sujadi.

Baca Juga :  Kabupaten Bintan Jadi Kawasan Strategis Nasional

Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan ke Bintan meningkat. Tahun 2017 mencapai 722.234 wisatawan, sedangkan tahun 2016 sebanyak 574.337 wisatawan. Sementara, tahun 2015 sebanyak 493.495 wisatawan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi juga menyampaikan Ranperda tentang penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan. Ranperda ini dibuat untuk meningkatkan produksi hasil peternakan kelompok tani dan masyarakat, di beberapa kecamatan. Ranperda ini akan mengatur tentang peternakan, seperti unggas dan kambing. ”Ranperda penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan ini, sebagai legalitas payung hukum,” ujar bupati. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here