Dewan Desak Pemprov Serahkan LPP APBD 2016

0
777
Rapat banggar: Ketua DPRD saat memimpin rapat banggar beberapa waktu lalu.f-istimewa

DOMPAK – Badan Anggaran DPRD Kepri mendesak Pemprov Kepri segera menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan (LPP) APBD 2016. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan laporan ini diharapkan dapat segera selesai.

”LPP kalau bisa diserahkan sebelum lebaran. Jadi kita bisa tahu Silpa (Sisa lebih Pembiayaan Anggaran)-nya,” kata Jumaga di ruang rapat, Senin (12/7). Dengan begitu, Pemprov dapat mempercepat pembahasan APBD Perubahan 2017.

”Karena kemarin Pemprov berjanji bulan Juli APBD-P sudah diketok (disahkan),” tegas Jumaga. Percepatan pembahasan ini sendiri bukan tanpa alasan. DPRD tidak ingin pembahasan hingga pengesahan APBD terlambat seperti tahun lalu.

Baca Juga :  Dinas PU Harus Kurangi Kecelakaan

Sebab, dengan lambatnya APBD dan APBD-P disahkan, akan menyebabkan terlambat pula pembangunan dan pengalokasian APBD. Menanggapi hal ini, Kepala Bappeda Pemprov Kepri Naharuddin berjanji untuk segera menindaklanjuti pembahasan LPP APBD-P ini. Sebab, pihaknya juga akan menganggarkan belanja tambahan.

”Misalnya belanja sertifikasi guru yang belum dimasukkan dalam belanja,” kata Nahar. Untuk postur APBD-P sendiri, diperkirakan akan mengalami penurunan. Sebab, hasil Silpa diperkirakan menurun. Namun demikian, sektor penerimaan lain masih diharapkan dapat meningkat khususnya di sektor-sektor penerimaan baru.

Baca Juga :  Generasi Muda Diajak Rutin Olahraga

Naharuddin menjelaskan, saat ini masing-masing OPD Pemprov Kepri sedang mempersiapkan laporannya masing-masing untuk selanjutnya dibahas di tingkat eksekutif menjadi draft APBD-P. ”Secepatnya KUA-PPAS APBD-P akan kita serahkan ke dewan. Sedang dibahas masing-masing OPD,” kata Naharuddin. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here