Dewan Memperdebatkan Hibah dan Bansos

0
725
BINCANG ANGGARAN: Pimpinan DPRD Bintan Agus Wibowo dan Trijono, berbincang soal anggaran bersama Kepala BPKAD Mohd Setioso dan Sekwan Edi Yusri, sebelum sinkronisasi perubahan APBD 2017, Senin (9/10) kemarin.f-yendi/tanjungpinang pos

Paripurna Pengesahan APBD-P 2017 Terancam Molor

BINTAN – DPRD Kabupaten Bintan memperdebatkan alokasi dana hibah dan bantuan sosial (bansos), pada saat sinkronisasi pembahasan perubahan APBD 2017, Senin (9/10) kemarin. Dewan lebih selektif untuk mengalokasikan anggaran hibah dan bansos, menjelang tahun politik ini.

Rencana awal, DPRD Kabupaten Bintan mengagendakan, pengesahan perubahan APBD atau APBDP 2017 dilaksanakan, Selasa (10/10) siang ini, dengan konsekuensi sinkronisasi selesai, Senin (9/10) kemarin.

”Namun, rapat sinkronisasi tadi (kemarin,red) tidak tuntas. Karena kita memperdebatkan soal hibah dan bansos, saat sinkronisasi dengan OPD terkait. Sampai Senin sore, tak ada titik temu,” kata Agus Wibowo, Wakil Ketua DPRD Bintan, sore kemarin.

Baca Juga :  Cakades Bikin Fakta Integritas

Menurut Agus Wibowo, ada beberapa kegiatan tambahan untuk dana hibah dan bansos, pada perubahan APBD 2017 ini. Justru itu, dewan menyeleksi anggaran untuk kegiatan hibah dan bansos yang diajukan Pemkab Bintan.

”Kita kan harus memprioritaskan yang sangat penting. Jangan dana hibah dan bansos ini digunakan untuk kegiatan politik nantinya. Ini kan sudah masuk tahun politik,” ujar Agus Wibowo.

”Tambahan dana hibah dan bansos di APBDP 2017 ini tak besar, sekitar 500-an juta. Makanya, kita harus selektif. Karena tak putus juga, paripurna pengesahan APBDP 2017 terancam molor,” sambung Agus Wibowo yang enggan menyebutkan kegiatan hibah dan bansos yang menjadi perdebatan DPRD dengan OPD itu.

Baca Juga :  Urus Investasi Makin Mudah

Pada kesempatan lain, Ketua Komisi III DPRD Bintan Fiven Sumanti mengatakan, pembahasan komisi dengan OPD terkait, sudah selesai. Tinggal sinkronisasi secara umum. Khusus mengenai Dinas PMD, penganggaran tetap di bawah Komisi III, sesuai dengan Tatib DPRD Bintan. Sebelumnya ada wacana dibahas di Komisi I.

”Ini tidak masalah lagi, sudah clear kok,” kata Fiven, usai pembahasan bersama Kepala Dinas PMD Ronny Kartika dan jajarannya.

Namun demikian, tambah Fiven, yang menjadi kekhawatiran DPRD Bintan itu adalah pelaksanaan anggaran menjelang akhir tahun. Karena, sampai saat ini Ranperda perubahan APBD 2017 belum disahkan. Sementara, waktu efektif melaksanakan kegiatan, sampai 15 Desember 2017.

Baca Juga :  Camat Ajak Warga Jaga Bintan Agro

Sekarang sudah pertengahan Oktober. Jika disahkan sekarang, ada waktu 2 minggu untuk evaluasi di provinsi. Berarti, kegiatan mulai berjalan di awal November mendatang, sampai 15 Desember 2017.

”Khawatirnya, realisasi kegiatan di perubahan APBD 2017 ini, tak maksimal. Kita berharap Selasa (10/10) ini sudah disahkan,” harap Fiven.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here