Didukung NasDem, Rini Menguat

0
954
F-suhardi/tanjungpinang pos FOTO BERSAMA : Rini foto bersama dengan tim sukses Sanur, Oktavio Bintana, Manager Pemasaran Tanjungpinang Pos Sigit Rahmat, Wapimred Tanjungpinang Pos Zakmi Piliang dan lainnya di depan Kantor Tanjungpinang Pos, kemarin.

Putri Ayah Sani Silaturahmi ke Tanjungpinang Pos 

TANJUNGPINANG – Putri almarhum Ayah Sani, Rini Fitrianti mengunjungi Kantor Tanjungpinang Pos di Komplek Bintan Center Batu 9, Selasa (21/3).

Saat itu Rini didampingi tim pemenang pasangan HM Sani-H Nurdin Basirun (Sanur). Salah satunya, Oktavio Bintana.

Rini diterima GM Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Wapimred Tanjungpinang Pos Zakmi Piliang, Redpel Martunas dan Abas, Saiful Penanggungjawab Iklan serta wartawan dan staf.

Rini langsung teringat saat mendampingi Ayah Sani dan Nurdin yang pernah berkunjung ke Tanjungpinang Pos sebelum pemilihan gubernur-wakil gubernur tahun 2015 lalu.

”Dulu warna ruangannya juga seperti ini. Sekarang masih sama ya,” kata Rini mengenang kedatangannya yang kedua ke koran ini.

Kehadiran Rini ke Tanjungpinang untuk menyambung kembali silaturahmi yang sudah dimulai Ayahnya, HM Sani. Ia selalu mengingat pesan Ayah Sani agar menjaga hubungan yang baik dengan media.

”Ayah selalu bicara harus berhubungan baik dengan media. Jaga silaturahmi dengan media. Jadi saya menyambung apa yang sudah dimulai ayah,” kata Rini melepas rindu dengan awak media ini.

Selain menyambung tali silaturahmi, kata Rini, dirinya juga datang untuk mengucapkan terimakasih kepada Tanjungpinang Pos.

”Sejak ayah terpilih, Beliau tak sempat datang ke kantor ini untuk mengucapkan terimakasih. Kali ini, saya datang untuk mengucapkan terimakasih untuk Tanjungpinang Pos. Saya juga akan keliling ke media lain,” bebernya.

Meski ayahnya sudah tiada, namun pesan yang selalu disampaikan kepadanya tetap diingat. Rini menganggap itu adalah amanah. Karena itu, ia akan selalu menjaga hubungan baik dengan media.

M Nur Hakim mengatakan, Ayah Sani memiliki sejarah juga dengan Tanjungpinang Pos. Dukungan Ayah Sani ke Tanjungpinang Pos cukup banyak. Misalnya, saat ulang tahun pertama Tanjungpinang Pos, Ayah Sani hadir dan ikut senam sehat, jalan sehat hingga pembagian hadiah.

Baca Juga :  2.200 Pelajar Ikut Lomba di Korem

Dalam ulang tahun berikutnya, Ayah Sani juga selalu datang. Semasa hidupnya, Ayah Sani juga selalu mencari Tanjungpinang Pos sebagai teman sarapannya.

Rini juga mengakui kedekatannya dengan Rida K Liamsi, pemilik Tanjungpinang Pos.

”Ayah selalu bilang, my best friend. Sahabat terbaik ayah. Jadi, ayah saya memang ada kedekatan dengan koran ini,” tambahnya.

Secara umum, Rini juga mengucapkan terimakasih kepada media lain yang turut mensukseskan perjuangan ayahnya saat Pilgub tahun 2015 lalu.

Sangat Siap Maju Cawagub
Perbincangan dengan Rini di ruangan mengalir begitu saja. Awalnya Rini masih enggan bercerita tentang calon wakil gubernur (Cawagub). Saat ditanya apakah dia siap secara pribadi, Rini menjawab mantap.

”Siap. Bahkan sangat siap,” katanya yakin.

Ada amanah yang disampaikan Ayah Sani kepadanya satu hari sebelum meninggal dunia. Amanah itulah yang ingin dituaikannya.

”Rini, selesaikan apa yang ayah belum selesaikan. Termasuk janji-janji Pilkada kepada masyarakat,” kata Rini dengan mata berkaca-kaca mengenang permintaan terakhir ayahnya itu.

Oktavio Bintana mengatakan, saat kampanye dulu, Sani dan Nurdin tidak selalu turun bersamaan. Kadang Sani di Karimun, Nurdin di Batam.

Sehingga, orang yang tahu janji-janji politik HM Sani itu adalah Rini yang selalu menemaninya kemana-mana. Semasa kampanye, Rini memang tak pernah meninggalkan ayahnya.

Rini selain menjaga kesehatan ayahnya, juga menjadi kawannya diskusi. Apalagi, Rini salah satu keluarga HM Sani yang banyak berbuat Ayah Sani selama Pilkada.

Oktavio mengatakan, masyarakat juga perlu tahu bahwa Rini ini bagian dari sejarah perjuangan HM Sani yang memenangkan Pilgub 2015. Janji politik ke masyarakat itu diamanahkan HM Sani ke Rini.

Partai politik pengusung di pusat (DPP) perlu juga tahu sepak terjang Rini tersebut. Jadi, Oktavio memastikan Rini adalah bagian dari sejarah dan sejarah jangan pernah dilupakan.

Baca Juga :  Telkomsel Tingkatkan Kapasitas Jaringan di MTQ Kepri

”Negara ini bisa merdeka karena ingat sejarahnya. Satu bangsa yang maju tidak pernah lupa sejarahnya. Kini, Rini adalah bagian dari sejarah perjuangan Pak Sani. Itu tidak bisa kita lupakan,” katanya.

Kader Demokrat, Didukung NasDem
Sebulan sebelum Ayah Sani meninggal dunia, Rini diminta masuk partai dan menjadi politisi. Sani berharap, ke depan ada yang melanjutkan perjuangan seperti yang dilakukan dirinya selama ini.

Karena itu, Rini diminta masuk partai politik. Saat itu, parpol yang diminta dimasuki Rini adalah Partai Demokrat. Partai ini juga yang mengusung pasangan Sanur beserta empat parpol lainnya.

Saat itu, rini masuk sebagai pengurus di bagian sekretaris partai baik di pusat maupun daerah. Atas amanah ayahnya, Rini kini menjadi politisi Demokrat.

Meski politisi Demokrat, namun Rini tetap menjaga hubungan baik dengan semua orang termasuk lintas partai. Pesan HM Sani kepadanya, menjaga silaturahmi itu harus dikedepankan.

Saat ini, sudah ada beberapa nama Cawagub Kepri yang akan diusung partai pengusung seperti Isdianto (paman Rini), Agus Wibowo, Fauzi Bahar, Mustofa Widjaya dan Rini.

Ia mengaku, hubungannya dengan semua kandidat itu tetap bagus. Meski demikian, mereka tetap mencari jalan masing-masing untuk mendapatkan SK penetapan dari DPP.

Rini mengatakan, agar bisa menjadi kandidat cawagub, maka harus mendapatkan SK persetujuan dari lima parpol pengusung.

”Saat ini saya baru didukung NasDem,” katanya.

Sama seperti kandidat lainnya, Rini juga berusaha mendapatkan persetujuan empat parpol lainnya. Ia yakin, Demokrat mau memungkinkan menjatuhkan pilihan kepadanya.

Apalagi, Rini merupakan putri HM Sani dan kader Demokrat. Selama ini, Rini membuka hubungan yang baik dengan lima partai pengusung tersebut.

Lagi, Rini merupakan bagian dari sejarah penting saat mencari parpol pengusung untuk Sanur. Dengan berbagai chanel yang dimilikinya di Jakarta dan daerah, Rini bisa membuka jalan dengan parpol pengusung.

Baca Juga :  Menkes Kirim Dokter Spesialis ke Kepri

Sehingga, Rini sendiri sudah dikenal para pengurus pusat parpol pengusung Sanur. Tinggal dirinya harus mengulang kembali perjuangannya dulu untuk mendapatkan dukungan itu.

Adapun parpol pendukung Sanur adalah, Demokrat, PPP, PKB, Gerindra dan NasDem. Sedangkan Perindo sebagai partai pendukung.

Ketua Tim Pemenangan Sanur, Ahars Sulaiman mengatakan, kandidat cawagub sedang mengalami badai politik yang berat. Itu karena lima nama sudah sempat masuk ke pusat. Sementara yang dibutuhkan harus dua nama.

Akan ada persaingan sengit para kandidat untuk mendapatkan SK penetapan dua nama dari lima parpol pengusung tersebut.

Rini mengakui, persaingan diantara mereka memang ketat. Sebab, satu kandidat harus mendapatkan penetapan dari lima parpol. Untuk menetapkan dua nama ini, itu bagian yang sulit.

Namun, ia tetap berpegang teguh dengan nasihat-nasihat ayahnya.

”Tetaplah berpikiran positif terhadap siapa pun, terhadap apapun. Itu yang ayah lalukan selama ini,” bebernya.

Rini dengan bahagia juga mengisahkan kalau dirinya harus berbagi ayah dengan masyarakat Kepri. Ketika panggilan Ayah Sani booming dan menjadi sebutan dimana-mana, ia turut bahagia.

”Sambil bercanda bilang sama ayah, saya harus berbagi ayah dengan yang lain. Tapi uangnya bagi ke saya sendiri ya. Hahaha,” katanya senang menerima panggilan itu.

Saat HM Sani meninggal, ia merasa bukan hanya keluarganya saja yang kehilangan ayah.

”Tapi banyak orang yang juga merasa kehilangan seperti kami. Karena bukan hanya ayah kami lagi, tapi ayah kita semua,” katanya terkenang. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here