Dinas PU Kepri Perbaiki Drainase Amruk

0
139
Tembok drainase di Jalan DI Panjaitan yang ambruk. f-andri/tanjungpinang pos

Anggaran Pemeliharaan Jalan Rp1,4 Miliar

TANJUNGPINANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri bakal memperbaiki tembok drainase yang sudah roboh.

Lokasinya berada jalan nasional tepatnya Jalan DI Panjaitan Km 9 Tanjungpinang. Rencananya akan mengunakan dana pemeliharaan rutin 2019 ini.

Sebelum ditangani, kata Andoko, Kepala Seksi (Kasi) Preservasi Jalan dan Pemeliharaan Jembatan Dinas PU Provinsi Kepri, pihaknya terlebih dahulu turun ke lokasi tersebut. Agar bisa melihat langsung di perbaiki atau harus menunggu tahun anggaran tahun depan. Tapi, ia yakin bisa diperbaiki tahun ini mengunakan dana rutin atau dana pemeliharaan yang di miliki Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kepri.

”Saya sudah lihat dikoran Tanjungpinang Pos sebelumnya. Kita cek dulu ya,” kata Andoko kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (21/7).

Kata Andoko, kalau melihat dari foto ya yakin bisa mengunakan dana pemeliharaan rutin untuk menangani yang darurat. Seperti salah satunya tembok drainase yang sudah roboh tersebut.

Dinas PUPR Provinsi Kepri mengalokasikan anggaran pemeliharaan rutin untuk wilayah Kota Tanjungpinang sekitar Rp1,4 miliar.

Anggaran tersebut sudah digunakan dan diperuntuhkan untuk membersihkan saluran air di Kota Tanjungpinang.

Karena ada saluran air yang menjadi tanggungjawab Provinsi Kepri, seperti salah satunya berada di Jalan DI Panjaitan.

Selain itu, Dinas PUPR Provinsi Kepri sudah melakukan penambalan lubang melalui dana pemeliharaan rutin tersebut.

Penambalan lubang yang dilakukan di jalan raya berada di Tanjungpinang. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan.

Kemudian, pihaknya juga menebas rumput dan membangun tembok depan Balai Latihan Kerja (BLK) berada di Km 8 Tanjungpinang.

Karena sebelumnya, tembok tersebut retak hingga runtuh.

Dengan kondisi saat itu, membuat saluran air tertutup hingga sumbat. Sebab, batu granit dan tanah runtuh hingga masuk kedalam saluran air tersebut.

”Alhamdulillah, sudah 60 persen kita tangani melalui dana pemeliharaan rutin,” sebut dia.

Ia berharap agar masyarakat sama-sama menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here