Disdik Bintan Sudah Siapkan Sampan

0
310
KADISDIK Bintan Tamsir SSi MSi mengecek V-SAT sekolah di daerah pulau untuk akses internet, dalam menunjang sarana pendidikan daerah.

BINTAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan bakal menerapkan ujian jarak jauh, setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI meniadakan Ujian Nasional. Sedangkan proses belajar mengajar bagi siswa SD dan SMP, Disdik mengimbau agar menggunakan pelayanan sistem aplikasi manajemen pendidikan (Sampan) Kabupaten Bintan.

Pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2020 dibatalkan pemerintah, melalui Surat Edaran Mendikbud RI nomor 4/ 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19). Kebijakan ini termasuk peniadaan uji kompetensi keahlian bagi Sekolah Menengah Kejuruan.

Melalui surat ini, maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kemudian, belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh (daring) dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas, maupun kelulusan. Belajar di rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi Covid-19.

”Sesuai arahan dari pusat, UN ditiadakan tahun 2020 ini. Ujian dan belajar, akan diterapkan dengan sistem daring atau ujian jarak jauh. Ujian dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya,” kata Tamsir SSi MSi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, kemarin.

”Kemudian, ada penugasan dan tes jarak jauh (daring) bagi siswa,” sambungnya.

Untuk di Kabupaten Bintan, Tamsir mengungkapkan, siswa SD dan SMP bisa menjalankan proses belajar mengajar, dengan memanfaatkan pelayanan Sampan. Dalam aplikasi ini, sudah tersedia materi pelajaran maupun kebijakan yang bisa dijalankan oleh guru.

”Pada prinsipnya, Disdik Bintan sudah siap menghadapi sistem belajar maupun ujian jarak jauh ini. Belajar dengan berbasis online dengan menggunakan Sampan,” jelas Tamsir.

”Saat ujian nanti, soal ujian akan dibuat oleh guru di masing-masing sekolah. Kita berharap, guru dan pelajar serta orang tua lebih aktif menggunakan aplikasi online Sampan ini,” tambahnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here