DKP Sidak, Harga Ayam Naik

0
474
TIM Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan mengecek harga bahan pangan di pasar Tanjunguban, Bintan Utara, Rabu (10/1) kemarin.F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGUBAN – Dinas Ketahanan Pangan Bintan melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Tanjunguban, Rabu (10/1) kemarin. Sidak yang difokuskan untuk mengecek harga beras itu turut diketahui, bahwa harga daging ayam naik.

Khairul, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bintan megatakan, tim dari DKP Bintan sudah melakukan inspeksi di Pasar Baru Tanjunguban. Ia mengatakan, kenaikan harga ayam disebabkan pasokan yang berkurang, dibandingkan biasanya.

”Biasanya lah, karena hari raya besar dan Tahun Baru, jadi konsumsi ayam meningkat. Jadi, kini pasokannya berkurang. Tapi tak akan lama kok, paling minggu depan sudah turun lagi,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Siapkan Rp 3,8 Miliar

Ia menambahkan, untuk harga daging sapi beku, masih stabil di kisaran harga Rp 80 ribu per kilogram. Harga daging sapi segar Rp 130 ribu per kilogram. Untuk harga beras, lanjutnya, di Tanjunguban justru masih stabil, meski secara nasional kenaikan beras sudah terjadi di pelbagai daerah.

”Kalau beras yang standar masih Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogramnya. Kami belum mendapati kenaikan harga,” jelasnya.

Meski demikian, ia juga memastikan kepada pedagang agar pasokan kebutuhan pokok tidak mengalami kelangkaan. Hal ini agar tidak terjadi ledakan harga yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Sabtu dan Minggu, Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik

Indra, seorang pedagang daging ayam mengatakan, sepekan lalu harga ayam potong (ras) masih dikisaran harga Rp 37 ribu per kilogram. Kini sudah naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

”Iya, karena pasokan turun. Kami saja berdagang untuk memenuhi permintaan langganan saja tidak cukup. Mudah-mudahan nanti normal lagi lah,” katanya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here