DLH Awasi Aktivitas Dapur Arang

0
536
KAYU Bakau sebagai bahan dasar arang yang dinilai telah menyalahi aturan karena tidak melakukan penghijauan penanaman kembali pohon bakau yang berpotensi merusak ekosistem mangrove di Lingga. f-isitmewa

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga lakukan monitoring aktivitas produksi dapur arang, yang diduga telah menyalahi aturan yang ditentukan.

LINGGA – Hal ini dilakukan untuk menyikapi informasi dari ada pelanggaran yang dilakukan pemilik dapur arang untuk kegiatan penebangan pohon bakau tanpa dilakukan reboisasi.

Sayangnya, pihak DLH Lingga masih bungkam akan hasil monitoring yang dilakukan tersebut. ”Benar DLH melakukan monitoring aktivitas dapur arang, yang berlokasi di Desa Sungai Pinang, Marok Kecil dan beberapa lokasi lainnya,” kata Kepala DLH Lingga, Siswadi, Jumat (11/5).

Baca Juga :  2017, Pencurian dan Pencabulan Mendominasi

Terkait hasil monitoring yang dilakukan Siswadi, mengaku belum menerima laporan dari stafnya yang melaksanakan monitoring. ”Saya belum menerima laporannya. Coba hubungi Dedi, staf saya yang melakukan monitoring,” kata Siswadi.

Namun staf bernama Dedi yang disebutkan Siswadi, tidak bisa dihubungi. Meski nomor ponsel yang diberikan Siswadi aktif, namun berkali dihubungi Dedi tidak mengangkat teleponnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aktivitas penebangan pohon bakau yang menjadi bahan baku dapur arang dinilai aktivis mahasiswa asal Lingga Siswanda telah melanggar aturan dan dianggap membabi buta.

Baca Juga :  Alias Wello Tes Urine, Diikuti ASN

Bila pemerintah daerah tidak segera merevisi izin produksi dapur arang, dan mereka tidak akan menunggu waktu lama jika masyarakat akan menyaksikan kerusakan hutan bakau di Lingga. ”Kami minta pemerintah untuk mencabut izin dapur arang karena telah merusak ekosistem hutan bakau,” tegas Siswanda, belum lama ini.

Siswanda dan beberapa aktitivis mahasiswa di Kota Tanjungpinang, telah berkoordinasi untuk melakukan aksi di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepri. Aksi dilakukan untuk mendesak instansi terkait segera mencabut izin dapur arang yang diberikan tersebut.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here