DMDI & MGBM Malaka Dipastikan Hadir

0
391
TINJAU JALAN: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau jalan di Lingga belum lama ini. Gubernur mengimbau panitia PPMTA memperhatikan infrastruktur sebelum kegiatan PPMTA tahun 2017 digelar. f-tengku/tanjungpinang pos

Ikuti Dialog Kebudayaan di PPTMA 2017

Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) Lingga 2017 akan semakin ramai karena diundang juga pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Malaka.

LINGGA – DALAM perhelatan akbar nanti, tak hanya tokoh dan budayawan besar Melayu dari sejumlah negara serumpun yang diundang, yang tak kalah penting lagi adalah kehadiran pengurus DMDI.

Ketua DMDI Kabupaten Lingga, Abdul Gani Atan Leman, menilai, perhelatan PPMTA Kabupaten Lingga sangat penting untuk membahas perkembangan kebudayaan Melayu.

Untuk itu, ia telah meminta kehadiran DMDI Malaka agar mengirimkan peserta ke Lingga saat kegiatan berlangsung, 17-26 November 2017 sempena peringatan Hari Jadi Kabupaten Lingga ke-14.

”Undangan sudah saya sampaikan. Alhamdulillah, DMDI Malaka menyambut baik PPTMA yang akan digelar nanti. Mereka (DMDI Malaka) telah menjadwal enam orang pesetta untuk mengikuti dialog bersama budayawan-budayawan negeri serumpun dalam PPMTA nanti,” kata Abdul Gani, Senin (6/11).

Dikatakannya, antara DMDI Kabupaten Lingga dan Malaka selama ini memang sudah terjalin hubungan silaturahmi yang baik. Selama ini, setiap tahun ada kegiatan rutin yang dilakukan DMDI Malaka dan DMDI Lingga. Kunjungan silaturahmi dan kegiatan sosial setiap tahun dilakukan. ”Sempena PPMTA juga telah disepakati untuk kegiatan rutin yang selama ini dilakukan akan serentak dilakukan di Lingga,” ucapnya.

Dilanjutkannya, rombongan DMDI Malaka nantinya akan dipimpin oleh Ketua Menteri Malaka. DMDI juga direncanakan akan membawa rombongan Majelis Gabungan Belia Malaysia (MGBM) Malaka.

”MGBM adalah sebuah induk organisasi kepemudaan di Malaka. Untuk MGBM Kabupaten Lingga sudah tidak asing lagi. Hampir setiap tahun rombongan MGBM Malaka ini mengunjungi Kabupaten Lingga,” ucapnya.

Abdul Gani berharap, dengan ikut sertanya DMDI dan MGBM Malaka dalam PPTMA akan turut memeriahkan kegiatan ini. ”Kita semua sepakat bahwa kebudayaan Melayu harus dilestarikan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakatnya,” imbuhnya.

Melayu dan Islam merupakan dua kata yang saling bertautan, karena keduanya tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Itulah sebabnya jika menyebut dunia Melayu pasti berkaitan dengan Islam.

Saat ini, belasan negara sudah tergabung di DMDI seperti Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Thailand, Kamboja, Sri Lanka, Magadaskar, Afrika Selatan, Australia, United Kingdom (UK) dan Cina.

DMDI terus berkembang pesat dengan terus merapatkan silaturahmi antara negara-negara Islam di dunia. Dengan DMDI ini, diharapkan menjadikan umat Islam kembali ke zaman kegemilangan dengan pendekatan paling berkesan melalui pembangunan ekonomi dan pendidikan.(TENGKU MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here