DPRD Anambas Sambangi Kampus BTP

0
423
Tim DPRD Anambas saat mendengar paparan dari pihak kampus BTP Batam. F-ISTIMEWA

BATAM – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Batam Tourism Polytechnic (BTP), Jumat (4/1).

Kunjungan tersebut ditujukan untuk membicarakan tentang kurikulum sekolah dan sistem kerja sama, Tim dari DPRD Anambas diterima oleh Direktur BTP langsung yakni Muhammad Nur A Nasution.

”Mengingat Anambas memiliki potensi wisata yang bagus maka perlu dilakukan persiapan tenaga teknis yang handal dan teruji dalam mengelola kewirausahaan. Kita akan bicarakan dengan serius bersama Pemda demi generasi muda dan mudi Anambas kedepannya lebih baik,” ungkap Firman Edi, selaku anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) ketika dihubungi, Minggu (7/1).

Berdasarkan pemaparan yang disampaikan dari pihak BTP kepada tim yang hadir kemarin, mereka terus mencetak sarjana, (Diploma IV) di bidang hospitality manager, executive chef, dan pengusaha.

Tim dari anggota DPRD sangat mengerti dan jelas atas pemaparan tersebut dan akan membicarakan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Anambas untuk menindaklanjuti dan jika perlu dilakukan kerja sama yang baik.

Dalam hal ini pihaknya juga akan mengarahkan kepada siswa yang sudah lulus dari SLTA, untuk dapat melanjutkan studinya ke BTP saja.

Selain dari belajar secara tertulis, mereka juga akan praktek secara langsung dan siswa yang dinyatakan lulus dari BTP bisa langsung difungsikan dan terjamin kualitasnya.

”Kita harapkan muda mudi kita bisa bekerja setelah lulus sekolah dan tidak semata berharap bekerja di kalangan kantor pemerintahan saja, diperusahaan swasta masih banyak yang baik dan profesional,” jelas Firman Edi.

Nantinya, siswa itu akan diberikan pilihan dengan tiga jurusan yakni Room Division Management diproyeksikan akan menjadikan pengusaha dan manager di bidang perhotelan dan usaha food and beverage manajemen. Sehingga, lulusan BTI diproyeksikan akan menjadi pengusaha, manager di bidang perhotelan serta perindustrian makan dan minum.

Selain itu, dapat menjadi tenaga terampil yang bekerja villa, apartement, kapal pesiar, bandara, penerbangan, dan Culinary Management yang diperuntukkan untuk menjadi pengusaha executive chef di industri makanan dan minuman.

Ia juga menambahkan, rombongan kerja selain melihat fasilitas sekolah BTP mereka juga melihat proses belajar mengajar disana dan cukup baik fasilitas yang disediakan.

Beberapa waktu yang lalu pihak Pemda juga telah meninjau ke BTP tersebut, dan ia harapkan tahun depan minimal 10 orang siswa asal Anambas dibiayakan dengan menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).

Untuk itu, tentu teknisnya Pemda yang lebih mengetahuinya dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. ”Saya sarankan minimal 10 orang yang dibiayakan untuk siswa yang prestasi atau siswi kurang mampu. Pastinya tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here