Dua Bulan Pacaran, ABG Dicabuli di Gudang

0
1223
Tersangka pencabulan Angga saat diintrogasi polisi. f-raymon/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Baru dua bulan berpacaran Jaka Mei Rangga alias Angga (19), tega menyetubuhi kekasihnya sebut saja bunga (16).

Kejadian terlarang itu, dilakukan Angga di gudang kosong bekas mebel bekas PT SCM akhir Januari lalu. Akibat perbuatannya itu, Angga harus mendekam di sel Polsek Tanjungpinang Timur setelah dilaporkan orangtua pacarnya.

Angga mengakui perbuatannya, bahwa mengajak korban berhubungan intim sebanyak dua kali di gudang kosong itu. Korban menuturkan, awalnya mengajak korban ke gudang kosong tersebut untuk main-main.

Setibanya di gudang itu, Angga merayu dengan cara mencumbu bunga sehingga akhirnya sampai menyetubuhinya.

”Baru dua kali melakukannya di gudang itu. Awalnya cuma ciuman biasa, sampai akhirnya melakukannya hubungan badan,” kata Angga, sambil tertunduk di Polsek Tanjungpinang Timur, Selasa (6/2).

Awalnya, baru dua pekan menjalani hubungan kasih dengan korban setelah mengenal lewat media sosial Facebook.

Setelah itu, Angga langsung menyatakan cinta kepada bunga. Korban pun waktu itu, langsung menerima cinta pelaku tanpa mengenal Angga lebih dulu.

”Baru pacaran dua minggu, dia (DR) mau terima saya sebagai pacarnya. Setelah itu saya ajak ke gudang kosong itu,” sebutnya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendriyal mengatakan, perbuatan pelaku diketahui setelah orangtua korban melaporkan bahwa korban hilang karena tak pulang ke rumah selama lima hari.

Setelah diterima laporannya, polisi langsung menyelidiki laporan tersebut. Hendriyal menerangkan, pelaku berhasil ditangkap saat pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya.

Menurut keterangan dari hasil pemeriksaan, lanjut Hendriyal, selama ini korban dikenal sebagai anak suka mengajar mengaji di tempat tinggalnya.

“Awalnya kita menyangka korban ini hilang sesuai laporan orangtua. Ternyata, korban bersama pacarnya. Saat kita tanyakan, pelaku mengaku sudah dua kali menyetubuhi korban,” tuturnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Tanjungpinang Timur guna pemeriksaan lanjut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Kami masih mendalami kasusnya, dari hasil visum dokter rumah sakit Provinsi Kepri diketahui pada kelamin korban ditemukan luka gores benda tumpul, korban masih perawan pelaku terancam 15 tahun penjara,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here