Festival Budaya dan Etnik Nusantara Meriah

0
416
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M Sitohang saat acara Festival Nusantara.F-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang sukses melaksanakan Festival Budaya dan Etnik Nusantara 2019 di Lapangan Pamedan A Yani, Selasa 30 April 2019.

Inilah pertama kali dilaksanakan festival multi etnis dalam satu panggung yang sama yang disemarakkan berbagai suku baik itu suku Melayu, Batak, Lembata Flores, Jember, Sangihe Talaud dan NTB.

Puncak festival budaya nusantara ini dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang H Syahrul, anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M Sitohang, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Safarudin, Ketua LAM Kota Tanjungpinang Wan Rafiwar dan tokoh-tokoh masyarakat Batak, Flores, NTB, Jember, Sangihe Talaud dan lain-lain.

Petrus Sitohang menyambut baik pelaksanaan event multi etnis seperti ini. Ini menandakan komitmen bersama untuk menjadikan keragaman budaya yang ada di Kota Tanjungpinang sebagai kekayaan yang harus disyukuri.

Baca Juga :  Ketua PPK Bintan Timur Divonis Satu Bulan Penjara

Petrus Sitohang juga memuji kombinasi etnis yang tampil di dalam acara kemarin malam. Etnis-etnis yang tampil malam itu mewakili suku Melayu sebagai tuan rumah dan suku-suku lain yang merupakan perantau.

Dengan adanya festival ini semua suku yang ada di Tanjungpinang baik yang besar maupun kecil mendapat kesempatan untuk menampilkan pesona budayanya masing-masing.

Selama ini festival budaya di Tanjungpinang didominasi suku-suku tertentu saja seperti Melayu, Jawa, Tionghoa, Minang, Batak dan lain-lain.

”Kemarin kita melihat betapa kayanya pesona budaya dari suku-suku lain yang ada di Tanjungpinang. Seperti penampilan kesenian Tulude dan tarian 4 Wire dari Sangihe Talaud, Tari Peminangan dari Lembata, Tortor dari Batak dan pertunjukan dari Jember dan Lombok yang sangat memukau penonton,” jelas Petrus.

Baca Juga :  Cabai Tumbuh Subur di Ekslahan Bauksit

”Saya meminta agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang menjadikan event multi etnis seperti ini sebagai kalender tetap di Kota Tanjungpinang di tahun-tahun yang akan datang. Suku-suku yang menjadi pesertanya bisa digilir dari suku-suku yang ada di kota ini,” sarannya.

Petrus Sitohang berharap dengan penyelenggaraan event-event seperti ini secara teratur akan dapat menumbuhkan rasa memiliki suku-suku yang ada di Kota Tanjungpinang terhadap kota ini.

”Dan dengan begitu akan tercipta rasa saling hormat menghormati diantara sesama suku yang ada di Kota Tanjungpinang,” kata politisi PDIP tersebut.

Dalam sambutannya H Syahrul menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap dapat memperkuat tali silaturahmi antaretnis yang ada di Tanjungpinang yang selama ini sudah baik.

Baca Juga :  Habiskan Rp 43 Miliar

Dia yakin lewat kegiatan seperti ini selain memberikan hiburan yang baik bagi warga Kota Tanjungpinang juga dapat membantu pelestarian budaya nusantara yang ada di Tanjungpinang.

Syahrul mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang kembali bersatu padu membangun kota ini sesuai dengan potensi masing-masing.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Safarudin mengatakan rasa sukur dan bangganya atas pelaksanaan kegiatan ini.

Menurutnya pelaksanaan event ini adalah yang pertama kali dan pihaknya bertekad untuk menjadikan event ini kalender tetap di tahun-tahun yang akan datang. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here