Formasi CPNS Anambas Tunggu Keputusan Menpan

0
1227
Linda Maryati

ANAMBAS – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) belum menerima surat secara resmi dari Kementerian Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenpanRB) terkait keputusan untuk melakukan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), berdasarkan Analisis Jabatan (Anjab) Anambas masih mengalami kekurangan ASN dan perlu dilakukan penambahan.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas Dra Linda Maryati mengatakan, bahwa jika ditanya kebutuhan akan ASN tentu Anambas sangat membutuhkan, tapi itu diperlukan persetujuan oleh pihak Kementerian pula. Katanya, upaya pengusulan penambahan ASN secara resmi sudah disampaikan ke MenpanRB, akan tetapi belum ada jawaban hingga saat ini.

”Sejauh ini kita belum dapat surat secara resmi terkait keputusan untuk merekrut penambahan ASN. Sudah pasti Anambas butuh tenaga ASN,” kata Linda Maryati kepada wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan, jumlah ASN saat ini yang bekerja di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 1682 orang, sedangkan berdasarkan Anjab itu diperlukan 4000 orang. Meskipun masih mengalami kekurangan pegawai selama ini Pemda tetap bisa menjalankan roda organisasinya, walaupun sedikit perlahan.

Pada prinsipnya ASN itu harus siap menjalankan tugas dan fungsinya, tapi harus sesuai dengan bidang ilmunya. Selama ini Pemda menutupi kekurangan pelaksanaan pekerjaan diperbantukan oleh Pegawai Tidak Tetap (PTT) sedangkan ASN ditugaskan sebagai koordinatornya.

”Jika dikurangi PTT saat ini dipastikan akan mengalami kendala dan PTT juga mengisi pekerjaan yang mesti di lakukan ASN akan tetapi hal itu tentu sesuai dengan ilmu yang dimiliki PTT itu sendiri. Kita butuh banyak tenaga ASN,”jelasnya. Ketika ditanya terkait ASN yang sering mengajukan pindah keluar dari Anambas ke kabupaten/kota lain, ia menyarankan agar hal itu jangan dilakukan, sebab Anambas masih butuh tenaga ASN yang banyak dan profesional. Sejauh ini yang mengajukan pindah tidak signifikan, hanya sedikit saja dan itupun memiliki alasan yang kuat.

”Tidak banyak yang mengajukan pindah, kalaupun ada mereka memiliki alasan yang kuat. Pak bupati juga sangat mempertimbangkan jika ada ASN yang ingin pindah,” pungkasnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here