Gandeng Jantungmelayu.com, Sriwijaya Inginkan Rekor MURI

0
715
BERPOSE: Tim jantungmelayu.com f-yoan/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Maskapai Sriwijaya Air menggandeng jantungmelayu.com sebagai pelaksana event akbar pencatatan Rekor MURI berbalas pantun terlama se-dunia selama 13 jam nonstop.

Pelaksanaan juga melibatkan pihak Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, juga akan menggelah bazar unik selama prosesi berlangsung.

Hal ini dibenarkan oleh kepala Bidang Manajemen Jantungmelayu, Hendri A Tahman kepada Tanjungpiang Pos, Selasa (28/3).

”Saya dapat kabarnya demikian, Insha Allah amanah ini siap kami jalani, yang jelas keputusan finalnya akan diperoleh pada pertemuan Kamis nanti,” ujarnya.

Pencatatan rekor MURI yang sebelumnya dipegang oleh Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan kategori berpantun selama 10 jam ini dipastikan akan direbut pada pencatatan rekor MURI terbaru yang dilangsungkan pada 16 April mendatang.

Baca Juga :  BFI Gelar Program Uber Miliaran 2018

Namun, perebutan rekor tersebut bukanlah untuk persaingan negatif, melainkan menguatkan legitimasi Kota Tanjungpinang sebagai negeri pantun. Kenyataan tersebut disampaikan oleh Distrik Manager Sriwijaya, Presley Tanjungpinang.

”Sriwijaya mencatat rekor ini dengan tujuan menguatkan legitimasi Tanjungpinang sebagai negeri pantun. Tidak hanya itu, bahkan rekor MURI tersebut sebgai tolok ukur awal mengudaranya pantun bersama Sriwijaya dalam setiap penerbangan,” bebernya.

Salah satu pembina jantungmelayu.com, Husnizar Hood mengaku bangga atas pinangan Sriwijaya yang memercayakan tim jantungmelayu di bawah bendera yayasan Jembia Emas ini sebagai Event Organizer (EO).

Rasa bangga tersebut disampaikannya langsung dari Turki dalam perjalanan Ibadah Umroh.

”Alhamdulillah jika ada perusahaan sebesar itu yang menaruh percaya kepada kami (jantungmelayu, red) Insya Allah amanah ini akan dijalani dengan baik dan akan kami buktikan dengan hasil yang maksimal,” kata Husnizar Hood, akrab disapa Nizar.

Baca Juga :  Sebelum Dibahas, Dewan Tampung Usulan Revisi Perda

Sementara itu, ketua tim pencatatan rekor MURI, Rendra Setyadiharja mengakui sudah menyiapkan 13 orang tim pencatatan rekor yang dimaksud.

”Yang saya tahu angka 13 itu adalalah usia maskapai penyelenggara. Pada dasarnya kami siap karena memang sebelumnya juga sudah punya pengalaman pencatatan rekor serupa hanya saja kali ini durasinya lebih tertantang,” bebernya.

Pelaksanaan pencatatan rekor tersebut direncanakan akan berlangsung selama 3 hari yang diawali pada Jumat 14 April untuk pembukaan bazar, dilanjutkan dengan penyerahan matlamat pemakaian pantun di pesawat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang langsung kepada pilot pada pendaratan terakhir dan pencatatan rekor MURI.

Baca Juga :  Pelantikan Pejabat Pemprov Dulu Baru Pejabat Pemko

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menjelaskan menyambut baik dengan hajatan akbar yang akan dilaksanakan.

Bahkan tidak sebatas itu, Lis mengaku siap memfasilitasi hal-hal yang diperlukan.

”Kalau kegiatan positif kami selaku Pemko senantiasa mendukung serta siap memfasilitasi acara kalau memang dianggap perlu. Kepada tim pemecah rekor, saya pesankan untuk senantiasa menjaga semangat dan stamina karena 13 jam itu adalah waktu yang cukup menguras tenaga dan harus terus kompak untuk meraih yang terbaik,” ujarnya memberikan tanggapan. (cr33)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here