Ganggu Pemilu, Khianati Bangsa

0
407
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun Nurdin Basirun menerima penghargaan dari Mendagri Tjahjo Kumolo didampingi Menkopulhukam Wiranto saat rakornas di Ballroom Golden Prawn 933, Batam, Kamis (28/2).f-istimewa/humas pemprov kepri

Rakor Kewaspadaan Nasional di Batam

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukkam) RI, Wiranto, mengajak seluruh elemen di Indonesia untuk menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu. Kata dia, jika ada yang mengganggu Pemilu saja saja mengkhianati bangsa ini.

BATAM – MANTAN Panglima TNI tersebut juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya di Pileg dan Pilpres, 17 April mendatang.

Pesan ini disampaikan Wiranto, Kamis (28/2), saat Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 Wilayah Barat di Ballroom Golden Prawn 933, Bengkong Laut Kota Batam. Hadir juga saat itu Mendagri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.

”Saya jengkel juga teriak di Tv. Jangan mengganggu Pemilu. Siapapun. Ini serius, karena mengganggu Pemilu, mengkhianati bangsa. Diganggu, maunya apa? tegas Wiranto.

Disampaikan juga agar dalam proses Pemilu dan Pilpres saat ini, tidak memanfaatkan tempat ibadah, melakukan tindakan tercela. Selain itu, jangan membuat hoax, karena melanggar hukum.

”Untuk pihak-pihak tertentu, agar tidak menggunakan tempat ibadah, untuk mencela orang lain,” imbaunya.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS Dibuka

Sementara terkait hoax, Wiranto meminta agar aparat keamanan bertindak tegas. Aparat keamanan juga diminta untuk siaga hingga selesai pesta demokrasi.

”Jangan seenaknya buat hoax. Aparat keamanan harus tetap siaga dalam pengamanan. Saya minta benar-benar aparat keamanan memperhatikan ini,” sambung Wiranto di hadapan para aparat kepolisian dan TNI yang juga ikut serta pada acara itu.

Diingatkan, dalam proses demokrasi jika pilihan bisa berbeda. Namun diingatkan jika persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan harus dijaga. ”Pilihan boleh beda, tapi persatuan kesatuan bangsa harus kita jaga,” imbaunya.

”Mari kita jaga agar Pemilu berjalan sukses dan aman. Kita ini harus yakin Pemilu sukses. Pemangku kebijakan di KPU, juga sudah siap dan yakin. Saya sudah cek,” sambung dia.

Perbedaan-perbedaan dalam pilihan saat pesta demokrasi hendaklah dijadikan keberkahan. Karena perbedaan itu akan menguatkan Bangsa Indonesia dalam Persatuan dan Kesatuan.

Walaupun ada perbedaan, hal itu bukanlah suatu hambatan karena dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika semua akan saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya.

Baca Juga :  DPRD akan Panggil PLN Tanjungpinang

Pernyataan senada disampaikan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun yang mengajak semua pihak menjaga Pemilu berjalan sukses.

Pihaknya juga selalu menjaga agar proses tahapan Pemilu berjalan baik. Situasi Pemilu di Kepri penting dijaga sehingga tidak mengganggu kehidupan masyarakat.

”Kalau di Kepri ada gangguan, langsung cepat terdengar di negara tetangga, Singapura-Malaysia. Itu bisa mengganggu investasi. Mari kita jaga bersama, agar Pemilu berjalan lancar dan aman,” harap Nurdin.

Sementara Dirjen Politik dan Umum, Kemendagri, Sudarmono, mengatakan Rakornas hari itu untuk mengantisipasi berbagai potensi kecurangan di Pemilu. Sehingga dapat tercipta Pemilu yang aman dan bermartabat.

”Penting ada sinergitas sehingga tercipta situasi untuk menciptakan optimalisasi di Pemilu,” imbau Sudarmono.

Rakornas sendiri berjalan untuk mendorong kesiapan daerah dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Penting kesiapan penyelenggara Pemilu, daerah dan kesiapsiagaan aparat keamanan aparat keamanan dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawan Pemilu.

”Diharapkan terwujudnya sinergisitas yang kuat dan berkesinambungan antar pemangku kepentingan Pemilu, dalam upaya menciptakan pemilu demokratis dan damai,” ujar dia.

Disampaikan, potensi kerawanan Pemilu yang merupakan tantangan demokrasi melalui politik identitas. Selain itu, ujaran kebencian dan kampanye hitam menghadapi pemilu tahun 2019.

Baca Juga :  Pemilihan Wagub Berpeluang Dua Putaran

”Sehingga meningkatkan suhu politik nasional. pemerintah dan pemerintah daerah perlu bersama-sama dengan aparat keamanan,” imbuhnya.

Rakornas ini dihadiri para gubernur dari Sumatera, antara lain Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan Gubernur Jambi Fahrori Umar.

Hadir juga Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Sabrar Fadillah, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Daniel.

Dari Kepri hadir juga Wakil Gubernur Isdianto, Ketua DPRD Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Kabinda Kepri Brigjen Pol RC Gumay, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Kajati Kepri Edy Birton, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI Arsyad Abdullah, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua III DPRD Kepri Amir Hakim dan Wali Kota Batam HM Rudi.(MARTUA BUTAR-BUTAR)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here