Gas 3 Kg Bakal Dikurangi

0
695
Salah satu agen gas di Tanjungpinang mulai menjual gas ukuran 5.5 kilogram warna pink. Gas ukuran 5.5 kilo ini adalah penganti gas ukuran 3 kilo. f-andri/tanjungpinang pos

Jelang bulan Ramadan 1439 Hijriah, tidak hanya harga sembako yang dikhawatirkan bakal naik, kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) juga merisaukan gas elpiji 3 bakal langka.

TANJUNGPINANG – Pengguna gas subsidi akan dialihkan ke varian gas baru, yaitu gas bright gas 5,5 kg yang harganya jauh lebih mahal yakni Rp75 ribu. Sementara gas subsidi 3Kg harganya hanya Rp14.500-hingga Rp18 ribu. Perbandingan harganya mencapai lima harga lipat gas subsidi kg.

Menurut pihak Pertamina, Bright gas 5,5 kg merupakan varian kemasan baru yang melengkapi bright gas kemasan 12 kg yang telah ada sebelumnya. Bright Gas 5,5 kg termasuk dalam kategori LPG umum (non subsidi) hingga harganya pun jauh lebih mahal dari gas ukuran 3 kilogram.

Kondisi ini membuat warga meminta Pemko Tanjungpinang tidak hanya tinggal diam dan segera turun dan meminta kepada PT Pertamina agar tidak menarik gas subsidi tiga kilogram. Saat ini agen tabung gas 3 kilogram mulai menarik tabung gas 3 kilogram dengan mengganti tabung tabung gas 5,5 kilogram (nonsubsidi) atas instruksi PT Pertamina.

PT Pertamina berencana akan menarik tabung gas 3 kilogram (subsidi) ke gas 5.5 kilogram (non subsidi) secara bertahap. Sama halnya, PT Pertamina menghilangkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, mengantikan BBM jenis Pertalite yang harganya lebih mahal dari premium.

Modus agar pertalite agar laku, kuota premium dibatasi hingga lekas habis di setiap SPBU. Akibatnya, pengendara terpaksa harus membeli BBM jenis Pertalite yang harganya jauh lebih mahal dari premium lantaran tak ada pilihan yang lebih murah.

Menurut warga Tanjungpinang, Dodi, yang mengaku tinggal di Jalan Pramuka, mengatakan, harga tabung gas LPG 3 kilo terbilang murah. Dengan harga kisaran Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu per tabung, masyarakat masih bisa beli tabung gas tersebut. Ia juga minta agar jelang puasa dan lebaran tidak ada kelangkaan tabung gas ukuran 3 kilogram.

”Memang sih, gas LPG 3 kilo masih mudah didapat, tapi kita resah karena kabarnya akan ditarik oleh PT Pertamina secara bertahap. Pengantinya tabung gasi ukuran 5.5 kilogram (non subsidi) harganya lebih mahal,” kata Dodi kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (19/4).

Informasi yang diterimanya, tabung gas LPG 3 kilo bakal ditarik oleh pemerintah melalui PT Pertamina. Karena pemerintah sudah tidak mau memberikan subsidi pada masyarakat nya melalui gas LPG. Salah satunya tabung gas LPG 3 kilo. Untuk mengatasi ini semua, katanya, pemerintah melalui Pertamina menjual tabung gas LPG 5,5 kilo. Tabung gas pink tidak diberikan subsidi dari pemerintah. Harganya cukup tinggi. ”Tabung pink itu sudah beredar. Tetangga saya sudah ada yang pakai,” ucap pria (32).

Ia tidak tahu pasti harga tabung pink tersebut karena belum pernah memakainya, tapi informasinya lebih mahal, kisaranya bisa mencapai Rp 70 hingga Rp 75 ribu per tabungnya. ”Jangan ditariklah kasih warga ditengah ekonomi lesu,” harapnya.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here