Gelar Pengajian di Rumah Dinas Wako

0
582
Rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah bagus dan sudah di pasang pakar.f-andri/tanjungpinang pos

Mbs: Mengurus rumah tangga sendiri saja Pemko Tg Pinang tak sanggub. Bagaimana mengurus warganya? buktinya Rumah dinas wako dan Wawako yang sudah menghabiskan Anggaran puluhan miliar rupiah tidak ditempati. Walhasil membazir kalau tidak butuh mengapa rumah itu dibangun. Sudah lebih tiga tahun rumah itu mangkrak berarti perencanaanya ngaur kemudian Wako, Wawako dan ketua Dpr kota pun tidak membutuhkan. Lebih keren tinggal rumah sendiri.
+6281314992494

Tanggapan:
Rumah Walikota dan Wakil Walikota sudah ditempati, meskipun tidak setiap hari. Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang telah menggelar syukuran bersama dengan ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang, di rumah dinas Walikota di Senggarang, Senin (24/9). Syahrul dan Rahma pun langsung mengadakan pengajian rutin setiap Kamis malam setiap minggunya yang diawali dengan salat Isya berjamaah. Pengajian dilaksanakan di kediaman rumah dinas Walikota bersama dengan pengajian bersama Kepala OPD, Majelis Taklim serta kelompok pengajian yang ada di Kota Tanjungpinang dan masyakarat sekitar.

H Syahrul berjanji rumah dinas (Rumdin) WaliKota dan Wakil Walikota yang berada di Senggarang selamanya saat ia menjabat Wako. Karena, bila tak ditempati, akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Kepri.

Baca Juga :  Berkembanglah Seperti Singapura

Rumah dinas ini dibangun masa kepemimpinan Wali Kota Hj Suryatati A Manan dan Wakilnya, H Edward Murshali. Kemudian, dilanjutkan pembangunannya di masa kepemiminan Lis Darmansyah-Syahrul.

Rumah dinas selesai tahun 2012 silam. Tahun ini, Pemko mengambil menganggarkan dana rumah dinas tersebut. Pada tahun 2015 lalu, Pemko juga menganggarkan Rp4,7 miliar. Di 2017 lalu, kembali dianggarkan Rp1,9 miliar untuk pembuatan pagarnya.

Tembok rumdis Walikota Tanjungpinang sudah dicat berwarna putih. Kemudian, perlengkapan lainnya sudah tersedia di dalam rumdis. Seperti kasur, bantal, guling dan kursi masih dibungkus plastik putih, lemari pakaian, pendingin ruangan, meja kerja, meja makan, tempat tidur, lemari dapur dan masih banyak lagi.

Selain itu, akses jalan menuju rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah diaspal. Cuman, halaman rumdis masih tanah berbatuan dan belum memiliki taman. Begitu juga sudah ada kabel listrik. Juga terlihat bak penampungan air sudah tersedia. Karena, di rumah dinas tersebut belum ada aliran air bersih dari PDAM Tirta Kepri.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Jangan Timpang

Syukuran rumah dinas salah satu bentuk komitmen dirinya dengan Rahma setelah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Syahrul dan Rahma belum menghuni rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang secara utuh, alasannya, masih ada beberapa item yang belum tersedia di rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Seperti air bersih, gorden (penutup jendela), halaman belum di pavling blok dan taman.

Kalau perlengkapan lainnya sudah ada. Seperti meja kerja, lemari pakaian, kasur, meja makan, meja tamu dan masih banyak lagi.

Sementara itu, sesuai hasil audit BPKP Kepri, tunjangan perumahan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2017 masa jabatan H Lis Darmansyah dan H Syahrul dikembalikan ke kas daerah. Masing-masing mengembalikan sekitar Rp204 juta.

Atas pertimbangan rekomendasi dari BPKP Kepri, maka rumah jabatan wali kota dan wakil walikota harus digunakan.

Baca Juga :  Perbaiki dan Perbanyak Pasar

Bila tidak, maka tunjangan perumahan termasuk kebutuhan rumah tangga tidak bisa diberikan. Jika diterima maka bisa menjadi temuan.

Begitu juga dengan rumah jabatan unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang yang berada di Kampung Bugis. Sesuai instruksi paling lama 2019 mendatang harus segera digunakan.

Serta tak ingin menyia-nyiakan uang negara yang sudah digunakan untuk pembangunan rumah tersebut.

Meski kondisi rumah dinas belum maksimal, namun keputusan menempati menurutnya lebih tepat daripada di kemudian waktu menjadi temuan. Menempati rumah jabatan juga akan membawa dampak di kawasan Senggarang. Bila dulu kawasan itu gelap nantinya bisa terang seiring berjalannya waktu. Kemudian, perekonomian masyarakat juga bisa semakin berkembang dengan berbagai aktivitas yang dilaksanakan. Dan, ia juga sudah dekat berkantor ke kantor Wako. (bas)

H Syahrul,
Walikota Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here