Gubernur Ajak Warga Rutin Diskusi Pembangunan

0
548
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan tausyah saat Safari Subuh di Masjid Al Fauzan Jl Durian Sei Jang, Tanjungpinang, Kamis (17/1).f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu menjalin silaturahmi. Dengan bertemu antar sesama maka fokuslah untuk membahas tentang pembangunan di negeri.

Apalagi Safari Subuh yang harus menjadi kebiasaan untuk saling tukar pikiran, saling mengisi kekurangan dan kelebihan dalam menentukan kebijakan bekerja dalam kesejahteraan masyarakat.

”Kita berkumpul setelah shalat subuh ini, bukan mau berceramah. Tapi lebih ke sharing tentang membangun dan memakmurkan Kepri bersama teman dan masyarakat saya,” ucap Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Al Fauzan Jl Durian Sei Jang, Tanjungpinang, Kamis (17/1).

Nurdin juga berpesan, untuk jangan melupakan umat-umat yang tidak mampu. Karena harus selalu mengutamakan tolong-menolong antar sesama. Dengan seperti ini juga Allah SWT akan memberikan kenikmatan kepada hamba-Nya.

”Jika kita saling membantu, maka nikmat-nikmat Allah akan bercucuran dan tidak akan sanggup menghitungnya apa yang kita dapatkan nikmat- Nya,” pesan Nurdin.

Nurdin menambahkan bahwa setiap yang didapatkan dalam hidup merupakan kerja keras bersama dan campur tangan Allah SWT. Maka jangan sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan dan jangan dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.

”Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan. Semoga kita senantiasa menjadi hamba-Nya yang bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan,” tambah Nurdin lagi.

Baca Juga :  Pegawai Harus Diperiksa Pakai Thermo Gun

Dengan iman dan taqwa, membawa Kepri yang lebih terang benderang, Nurdin mengajak selalu bersyukur dengan apa yang telah didapat. Ini mengajarkan umat untuk terus berikhtiar dan berdoa.

”Setiap orang yang baik dan punya tekat dan niat yang kuat, Allah akan selalu kasi jalan yang baik pula dengan hasil yang baik juga untuk umat,” tutup Nurdin.

Tampak hadir Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah, Asisten Administrasi Umum M Hasbi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala BKPSDM Firdaus, Kepala BPMD Sardison, Kadis Pendidikan Muh Dali, Kadis Infokom Zulhendri, Kadis Pemuda dan Olah Raga Maifrizon.

Kadis Kesehatan Tjeptjep Yudana, Kabiro Pembangunan Aries Fhariandy, Kabiro Humas Protokol dan Penghubung Nilwan, Kabiro Kesra Tarmidi, Ibu Camat Tanjungpinang Timur beserta Forum RW/RT Se-Kecamatan Tanjungpinang Timur serta jamaah lainnya.

Jaga Ukuwah
Ukuwah menjadi salah satu kunci suksesnya pembangunan di sebuah Negeri. Tanpa adanya ukuwah yang dijalin dengan baik, pembangunan hanya akan berjalan di tempat. Untuk itu menjaga ukuwah sangat mutlak dilaksanakan oleh setiap individu, termasuk dengan para kerabat ulama-ulama terdahulu.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat menghadiri Haul Syekh Syihabuddin Al Banjari di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, kamis (17/1) pagi

Baca Juga :  Usut Kematian Wartawan, Ini Susunan TPF PWI Pusat

”Menjaga Ukuwah itu kan sebuah kewajiban. Untuk itu jadikan ajang ukhuwah, termasuk dengan kekerabatan ini menjadi ajang memperat silaturahmi. Satu kan hati, kokohkan pondasi iman dan taqwa dengan kekompakan untuk keberhasilan pembangunan,” ucap Nurdin.

Menurut Nurdin, dengan jalinan silaturahmi yang sudah tersusun sejak dahulu kala tersebut, saat ini tinggal meluruskan dan mendekatkan dengan cara proses jaringan pembentukan kekeluargaan, agar ke depan selalu terkomunikasi dengan lancar.

”Maka dengan adanya sejarah yang mengungkapkan adanya kekerabatan Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan, ini lah yang namanya konektivitas hati,” kata Nurdin.

Dilanjutkan Nurdin, dengan adanya kegiatan seperti ini maka akan menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan taqwa dengan sejalankan ukhuwah Islamiyah antar sesama saudara-saudara seaqidah.

”Adanya Haul ini kita bisa bersatu padu, yang tidak kenal jadi kenal dan yang dekat tambah dekat,” lanjut Nurdin.

Nurdin berharap kedepan menjadi kegiatan Haul Akbar ini bisa mempersatukan para ulama dan masyarakat. Dengan ulama terkemuka di kawasan Kabupaten Tapin Rantau.

”Ke depan kita bersama-sama buat acara akbar, dengan bergantian tempat kegiatannya,” tutup Nurdin.

Perwakilan Keluarga Banjar Muhammad Husein mengucapkan ribuan terima kasih kepada Gubernur Kepri atas kesempatan untuk menghadiri Haul ini dengan tujuan utama menjalin silaturahmi.

”Terima kasih kami sampaikan kepada pak Gubernur yang telah sudi dan berkesempatan menghadiri Haul Syekh Syahibuddin Al Banjari,” kata Husein.

Baca Juga :  November, Pendaftaran CPNS

Haul sendiri dilakukan setiap tahunnya, berisi tentang keturunan-keturunan Sheikh Muhammad Arsyad bin Abdullah al-Banjari yang tersebar di seluruh pelosok Asia Tenggara, Mekah dan negeri lainnya. Para keturunan sheikh ini biasanya melakukan aktivias pendidikan, dakwah dan juga sebagai tokoh masyarakat.

”Keturunan ulama-ulama yang terkenal pada tahun 1770 di kalimantan selatan yang bernama anaknya Syekh Syihabuddin Al Banjari,” lanjut Husein.

Syekh Syihabuddin Al Banjari sendiri merupakan ulama yang diminta Sultan Riau Lingga untuk menjadi Guru. Untuk mensyiarkan agama Islam di Kerajaan Riau Lingga. Sejarah itu tertulis dalam karangan Raja Ali Haji.

”Buku berjudul Tuhfatun Nafis telah menyebut peranan ulama Banjar di kerajaan Riau. Di antaranya Haji Hamim yang diangkat Engku Haji Abdullah sebagai wakilnya di negeri Lingga,” tambah Husein lagi.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Takpin Rantau, bebrapa OPD di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau beserta ulama dan tokoh masyarkat setempat. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here