Gubernur Takut Teken Surat Pemberhentian Jabatan Lamen

0
710
SILATURAHMI: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bersilaturahmi dengan mantan GM Tanjungpinang Usep Rachmat, sebelum menyaksikan laga Liga 2 Indonesia, di Batam. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun tampak takut untuk meneken surat pemberhentian Lamen Sarihi dari jabatan sebagai Ketua DPRD Bintan. Gubernur masih menunggu putusan tetap dari PTUN, yang diajukan oleh Lamen Sarihi.

”Nanti salah, malah kita dari Pemprov Kepri yang digugat. Kita tunggu lah hasil putusan hukum, dari pengajuan PTUN yang diajukan Pak Lamen, ketua dewan Bintan,” kata H Nurdin Basirun, usai pembukaan Kejurda sepak takraw Provinsi Kepri dan persiapan laga klub 757 Kepri Jaya FC di Batam, Sabtu (6/5) lalu.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Jadi Andalan buat Pengamanan Pilkada

”Saya tak mau memutuskan itu, nanti kalau buru-buru, malah kita pula yang di-PTUN-kan,” sambungnya.

Mengenai sikap pemboikotan rapat paripurna lebih dari setengah anggota DPRD Bintan karena rapat dihadiri Lamen Sarihi, Nurdin tak mau menanggapi persoalan itu. Karena menurut gubernur, masalah Lamen Sarihi saat ini masih proses internal partai.

”Kita tunggu lah, seperti apa hasil dari putusan PUTN nanti,” tutupnya.

Hingga berita ini ditulis, Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi belum memberikan penjelasan. Namun sebelumnya, Lamen Sarihi mengatakan, pengajuan pemberhentian jabatannya dari Fraksi Golkar melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Mantang Perlu Pompong Angkutan Guru dan Polindes

”Mengenai jabatan, sebelum ada SK dari gubernur, tanggung jawab saya sebagai ketua dewan tetap dijalankan. Kalau tak saya jalankan, justru salah. Belum ada SK dari gubernur. Untuk tingkat daerah, itu tidak sama dengan proses di DPR RI,” tegas Lamen Sarihi, belum lama ini.

Sementara, Sekretaris Fraksi Golkar Bintan Fiven Sumanti berharap agar kepala daerah memproses PAW jabatan ketua DPRD Bintan.(YENDI-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here