Guru Hinterland Dapat Tunjangan Khusus

0
777
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun meninjau Pelabuhan Rakyat di pedesaan Sei Nam Bintan usai Safari Subuh, Jumat (9/3). f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Setelah menaikkan tunjangan kepala sekolah, pengawas, guru dan pegawai tata usaha SMA sederajat di Kepri, Pemprov Kepri akan memberi tunjangan khusus untuk guru-guru yang mengajar di hinterland.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, pendidikan merupakan salah satu faktor pengubah nasib suatu bangsa. Untuk itu, peningkatan di bidang tersebut harus terus dilakukan sebagai upaya membangun bangsa yang cerdas. Selain meningkatkan kemampuan para guru, kesejahteraan mereka juga harus diperhatikan terutama yang mengabdi di pesisir.

Terkait pemerataan guru akan terus diupayakan hingga ke pulau-pulau serta penyerapan anggaran juga akan dilihat dan pelajari apa-apa saja yang dibutuhkan. ”Kemudian untuk kesejahteraan para tenaga pendidik nanti kita akan buat inovasi baru seperti tunjangan khusus untuk guru yang bertugas di pulau-pulau terluar. Ini akan segera kita tindak lanjuti,” ujar Nurdin saat dialog Interaktif Gubernur Kepulauan Riau bersama Aliansi Mahasiswa Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (8/2) malam.

Baca Juga :  Mantan Wakil Bupati Natuna Imalko Wafat

Nurdin yakin bahwa anak muda di Kepri mampu bersaing dalam banyak bidang. Mereka juga memiliki integritas di masing-masing bidangnya dan mampu menunjukkan kemampuan tersebut sebagai bekal berharga dalam membangun Kepri. ”Syaratnya adalah kemauan dari diri sendiri, percaya diri dibutuhkan semua orang akan yakin dengan kemampuan yang dimiliki untuk bermanfaat dalam membangun Kepri,” kata Nurdin. Nurdin juga berharap dialog interaktif seperti itu dapat terus dilakukan ke depan. Hal ini sebagai bentuk dari terjalinnya komunikasi dari pemerintah dengan masyarakat. ”Karena mahasiswa juga merupakan perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya dan dijadikan masukan berharga bagi pembangunan di Kepri,” lanjut Nurdin.

Sebelum berdialog terbuka, Nurdin terlebih dahulu menjelaskan sejumlah capaian selama 2 tahun pemerintannya di Kepri dan target ke depan.  Ia optimis dan terus berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang diiringi dengan kesejahteraan masyarakat secara merata serta melengkapi identitas Kepri yang merupakan daerah kepulauan dengan sejumlah infrastruktur yang terus ditingkatkan.

Baca Juga :  RTRW Diminta Aktif dalam Pembangunan

Nurdin juga menyanjung kepala-kepala OPD Pemprov Kepri yang sudah bekerja keras dalam mencapai target kinerjanya, Nurdin ingin OPD memiliki target kinerja yang terfokus. ”Untuk itu kami setiap minggunya melakukan rapat evaluasi untuk melihat sudah sejauh mana capaian target kerja yang dilakukan oleh OPD,” jelas Nurdin.

Menggapai target pembangunan, dilanjutkan Nurdin perlu sumbangsih semua elemen termasuk kabupaten dan kota. Nurdin berharap kebersamaan yang terjalin di Kepri dapat menjadi kunci sukses pembangunan. ”Diiringi pula dengan terobosan-terobosan baru dari kabupaten dan kota, kami yakin semua mampu menunjukan kemampuannya dalam membangun Kepri,” tambahnya lagi.

Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa dialog yang dilakukan pada malam ini merupakan bekal berharga bagi pemerintah yang didapat dari elemen mahasiswa dalam menyalurkan aspirasinya terkait pembangunan di Kepri.

Baca Juga :  Investasi Rp 7,5 T Masuk Lagoi

”Ini sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan kita dalam membangun Kepri, dialog ini menjadi masukan-masukan yang bagi kami untuk dapat lebih meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” ujar Arif.

Dialog dengan tema “Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Gubernur Kepulauan Riau” tersebut banyak berisikan tanya jawab dengan dipandu moderator Eki Darmawan yang merupakan dosen tetap di Kampus UMRAH.

Sesi dialog dimulai dengan 2 orang penanya terkait pendidikan yakni Beni dengan pertanyaan terkait bagaimana pemerataan pendidikan hingga kepelosok pulau dari 20% dana APBD. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here