Guru Segera Bedah Kisi-Kisi Soal UN

0
361
Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata menuturkan, meski Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) untuk siswa Kelas VI dan IX masih tahun depan, namun berbagai persiapan sudah mulai dilakukan.

Salah satunya dengan mengajak seluruh kepala sekolah dan guru-guru mata pelajaran, khususnya yang masuk UN rapat bersama.

Atmadinata menuturkan, dari hasil rapat tersebut, pihaknya sudah meminta setiap guru-guru mata pelajaran melalui kelompoknya untuk membedah kisi-kisi UN yang diberikan pusat.

”Jadi guru-guru mata pelajaran ini yang nantinya membedah kisi-kisi UN 2020. Dari sini lah dasar membuat soal-soal yang nantinya diberikan menjadi tambahan pelajaran bagi siswa,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, saat dijumpai di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, biasanya kisi-kisi soal UN akan diberikan Kementerian Pendidikan sekitar bulan Oktober mendatang.

Ia menuturkan, hal ini penting untuk dibedah. Jadi para guru tidak lagi memberikan soal-soal UN pelaksanaan tahun sebelumnya. Tapi sudah kisi-kisi yang terlebih dahulu dibedah melalui kelompok mata pelajaran mereka masing-masing.

”Setiap guru mata pelajaran kan memiliki kelompok. Jadi ini lah wadah para guru untuk membahas kisi-kisi UN yang diberikan. Saya yakin bila ini
diterapkan, maka soal yang nantinya muncul tidak akan jauh beda. Siswa pun sudah semakin paham,” tuturnya.

Selain itu, persiapan lain yaitu merencanakan pelaksanaan tryout atau uji coba. Ini akan dijadwalkan dan mungkin mulai dilaksanakan awal tahun mendatang.

Ujicoba bisa dua versi, yaitu ujian manual bagi sekolah yang menggelar Ujian Nasional Pensil Kertas Pensil (UNPK) dan juga komputer khususnya sekolah yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

”Seperti tahun ini, tryout UNBK dilaksanakan tiga kali, sudah dengan gladi,” ucapnya.

Terkait jam tambahan pelajaran di sekolah, menurutnya itu penting karena menjadi wadah bagi siswa melatih mengerjakan soal-soal dengan cepat dan tepat.

Dituturkannya, meski pun UN bukan penentu kelulusan, namun nilai yang bagus itu perlu. Minimal sebagai acuan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Serta sebagai tolok ukur keberhasilan sekolah, daerah dan provinsi.

Makanya Pemko Tanjungpinang melalui Disdik selalu memberikan apresiasi kepada siswa peraih nilai tertinggi dan nilai sempurna atau 100.

”Selain motivasi bagi siswa, juga menjadi salah satu indikator menerima bantuan dari pusat bila nilai UN anak-anak di daerah itu bagus. Jadi kita dorong anak-anak kita memiliki prestasi akademis,” ucapnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here