Habiskan Rp 43 Miliar

0
984
HAMPIR RAMPUNG: Inilah kondisi Pelabuhan Sribintan Pura setelah direvitalisasi.f-suhardi/tanjungpinang pos

Revitalisasi Pelabuhan Sribintan Pura

TANJUGPINANG – Revitalisasi Pelabuhan Sribintan Pura (SBP) Tanjungpinang ditargetkan rampung Januari 2018 mendatang. Saat ini pengerjaannya, difokuskan pada beberapa ruangan. Seperti, ruang tunggu serta jalur keberangkatan penumpang domestik dan internasional.

Zamilu, dari PT Pelindo Indonesia cabang Tanjungpinang mengatakan, pengerjaan proyek pelabuhan SBP saat ini sudah 80 persen. Saat ini fokus mengerjakan, ruang tunggu dan alur untuk para calon penumpang berangkat. Nanti kata dia, calon penumpang difasilitasi tangga lift.

”Akhir Desember ini sudah selesai, namun aktifnya Januari 2018,” ujar Zamilu, kemarin.

Baca Juga :  Syahrul Bakal Temui Mendagri

Saat ini pelabuhan tersebut, di permak seluruhnya. Tak terkecuali, jalur penumpang domestik dan internasional.

”Nanti disiapkan, ruangan tunggu yang luas dan jalur untuk penumpang yang memadai. Seluruh jalur penumpang, tujuan Batam, Singapura, Anambas, Karimun, dan kepulaun lainnya,” papar Zamilu.

Beberapa sudut ruangan lainnya, terlihat juga belum sepenuhnya siap dibangun. Seperti ruangan bawah dan atas, dan ruangan untuk santai di atas juga belum selesai.

Sebelumnya, GM PT Pelindo Tanjungpinang I Wayan Wirawan menjelaskan, proses pengerjaan Pelabuhan Sribintan Pura sudah hitungan hari selesai. Menurutnya, Desember mendatang pengerjaan sudut ruangan sepenuhnya rampung. Saat ini kata dia, pengerjaan digesa siang dan malam.

Baca Juga :  Panti Pijat Jadi Praktik Prostitusi

”Desember selesai, kami fokus dulu memindahkan, ruangan dan aktivitas keberangkan jalur luar negeri,” jelas Wayan via ponselnya.

Wayan menyampaikan, Pelindo Tanjungpinang komitmen membangun pelabuhan SBP berskala internasional. Pelindo, saat ini sudah menganggarkan dana untuk tahap ke dua yakni sebesar Rp 80 miliar. Sedangkan tahap I sudah dianggarkan sekitar Rp 43 miliar. ”Jadi total keseluruhan habis Rp 80 miliar,” tegasnya.

Pesan Gubernur Kepri terhadap dirinya, agar Pelindo bisa melakukan perluasan lapangan parkir. Artinya tugas ke depan Pelindo harus memperpendek trestle, bisa saja nanti drop off penumpang di atas. ”Konsepnya sudah kita siapkan, saya akan berkoordinasi dengan dinas PU nanti rencana lebih lanjut,” katanya lagi.

Baca Juga :  31 Usaha Punya Izin Jual Mikol

Lebih lanjut, Wayan juga menyampaikan tahun 2018, pihaknya tengah mengkonsep penjualan tiket tidak lagi tunai, melainkan non tunai. ”Kan ada program pemerintah Bank Indonesia, yang melakukan transaksi non tunai,” tegasnya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here