Hancurkan Tembok Penghambat Prestasi Siswa

0
647
HIPNOTIS MASSAL: Ratusan siswa MAN Tanjungpinang dihipnotis massal di sekolah itu, Selasa (14/3). F-yoan/tanjungpinang pos

Tujuan Hipnotis Bagi Pelajar MAN Tanjungpinang 

Hipnotis. Mendengar kata ini langsung terbayang dengan seorang yang kehilangan kalung emas karena diberikan kepada pelaku hipnotis. Beberapa saat kemudian, baru tersadar telah dihipnotis.

Tanjungpinang – KEMAMPUAN hipnotis seperti itu dilakukan untuk kejahatan. Pemanfaatannya melenceng. Padahal, hipnotis itu bisa dilakukan untuk kebaikan orang banyak.

Seperti yang dirasakan majelis guru MAN Tanjungpinang. Setelah menghipnotis massal siswanya, rupanya ada perubahan yang lebih baik.

Selasa (14/3) lalu, seluruh pelajar kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Tanjungpinang dihipnotis massal oleh Yayasan Hypnotherapy Center (YHC) di gedung Aula MAN Tanjungpinang.

Total pelajar yang dihipnotis oleh YHC sebanyak 116 orang. Tujuannya dalam rangka melakukan persiapan mental dan spiritual untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Salah satu guru MAN Tanjungpinang, Sulikah mengaku kerja sama dengan YHC sudah terjalin selama 4 tahun dan semakin menunjukkan hasil yang memuaskan.

”Ini kali keempat anak-anak kami di hipnotis sama YHC. Rata-rata pascahipnotis, mereka langsung menunjukkan perubahan sikap dan akhlak. Semoga ikhtiar kali ini juga demikian,” ujarnya kepada Tanjungpinag Pos.

Ketua YHC, Tarsan Setyobudim Cht, CI mengaku, metode yang diaplikasikan kepada pelajar MAN tersebut masuk ke ranah terapi psikologis, tepatnya hypnotherapy.

Pada dasarnya ini metode hypnotherapy yang berkonsep hypnomotivasi yang tujuannya untuk memecahkan mental blok siswa yang selama ini menjadi penghambat mencapai puncak prestasi.

”Kami bersama tim hanya sekedar membantu memberikan laluan kepada psikologisnya,” kata alumnus Indonesian Board Of Hypnotherapy tersebut.

Dalam praktiknya, siswa terlebih dahulu diberikan pemahaman terhadap sudut pandang mengenai hipnotis yang selama ini selalu disalahartikan.

Kemudian, pelajar yang duduk lesehan tersebut dengan perlahan merebahkan tubuhnya sesuai dengan instruksi sang hypnomotivator.

Tidak cukup sampai disitu, pada sesi pemecahan mental blok, tampak seluruh siswa menangis histeris sambil mengungkapkan rasa penyesalan yang mendalam terhadap kelalaian yang selama ini mereka lakukan.

”Ini bukan kesurupan ya, tapi abreaction atau pelepasan energi negatif pikiran. Setelah ini, biasanya mereka kembali fresh dan memiliki semangat motivasi yang baru,” terang Tarsan.

Salah satu pelajar, Solimin mengaku bersyukur bisa mengikuti serangkaian kegiatan dan tahapan hypnomotivasi. Dia mengakui secara sadar kondisi pikiran selayaknya komputer yang telah di instal ulang tanpa menghapus file dan program.

”Kalau diibaratkan komputer, saya merasa seperti di instal ulang. File-file spam yang tidak penting sudah terhapus. Insya Allah saya jadi kembali jauh lebih semangat untuk mencapai tujuan dan mimpi saya,” beber dia memaparkan sensasi yang dirasakan.

Yayasan Hypnotherapy Center yang beralamatkan di Jalan Sei Jang No.23 ini sudah berada di Tanjungpinang selama tujuh tahun.

Selama itu juga penerapan-penerapan konsep pikiran senantiasa disebarkan kepada masyarakat guna mengharapkan meningkatnya kualitas generasi yang cemerlang.
Saat hipnotis dilakukan, siswa dikumpulkan di aula. Ketika mulai dihipnotis, siswa langsung tertidur di lantai.

Sekedar diketahui, hipnotis adalah salah satu ilmu yang digunakan untuk bermain dengan alam bawah sadar manusia.

Setelah seseorang memasuki alam bawah sadarnya, kemudian bisa menanamkan sugesti tertentu dalam pikiran mereka dan membuat mereka melakukan hal-hal yang diperintahkan.

Ada juga yang menyebut, hipnotis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia.

Kata hipnotis pertama kali diperkenalkan oleh James Braid, seorang dokter ternama di Inggris yang hidup antara tahun 1795-1860.

Sebelum masa Jame Braid, hipnotis dikenal dengan nama Mesmerism/Magnetism. Namun perlu dipahami bahwa kondisi hipnotis tidaklah sama dengan tidur.

Orang yang sedang tidur tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara di sekitarnya. Sedangkan orang dalam kondisi dihipnotis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterimanya.(YOAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here