Hardiknas: Momentum Perbaikan Dunia Pendidikan

0
964
Zulfi Akbar

Oleh: Zulfi Akbar
Guru SDN 25 Senggoro-Bengkalis Provinsi Riau

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di peringati setiap tanggal 2 Mei. Tanggal 2 Mei merupakan hari lahir Ki Hajar Dewantara. Hal ini dimaksud sebagai pengingat atas jasa-jasa Ki hajar Dewantara terhadap dunia pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantara merupakan pendiri lembaga pendidikan yang disebut dengan ”taman siswa”. Taman siswa didirikan sebagai bentuk perlawanan beliau terhadap kebijakan Belanda. Saat itu, pemerintah Belanda hanya memperbolehkan kaum priayi dan anak-anak orang kaya saja yang bersekolah. Menurut Ki hajar Dewantara pendidikan adalah hak semua.

Oleh karena itu beliau mendirikan lembaga pendidikan taman siswa agar semua orang bisa mengenyam pendidikan. Pendidikan merupakan alat kemajuan suatu bangsa. jika maju pendidikan di suatu negara maka akan maju pula negara tersebut. Dunia pendidikan yang baik akan membawa negara kearah yang lebih baik. Oleh karena itu, Indonesia sebagai negara yang bermartabat wajib memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia agar negara ini menjadi lebih baik lagi. Semangat Hardiknas jangan hanya sebagai semangat ketika perayaan saja.

Tidak cukup hanya dengan upacara atau acara seremonial belaka. Semangat Hardiknas harus tertanam kepada semua lapisan bangsa. bersama berjuang untuk memperbaiki pendidikan Indonesiakearah yang lebih baik lagi. Dunia pendidikan Indonesia saat ini banyak mengalami problematika. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama dari semua kalangan yang terkait bahu membahu untuk memperbaiki sistem pendidikan Indonesia.

Kebijakan pendidikan dan Kurikulum Kebijakan pemerintah dan kurikulum menjadi persoalan yang utama saat ini. Gonta ganti Kurikulum terus terjadi sehingga tertanam mindset dalam masyarakat “ganti menteriganti kurikulum”. Hal ini bukan pula berarti tidak boleh mengganti kurikulum karena kurikulum wajib disesuaikan dengan perkembangan zaman. Namun, setiap perubahan kurikulum haruslah memiliki kajian yang matang dan tepat. Kurikulum harus dipersiapkan secara matang dalam setiap aspek.

Baca Juga :  Plus-Minus Full Day School

Salah satu kegagalan Kurikulum 2013 diimplementasikan adalah ketidaksiapan guru dan infrastruktur pendukung. Guru harus diberi pelatihan sebelum kurikulum itu dilaksanakan. Sehingga guru benar-benar siap menjalankan kurikulum tersebut. Meningkatkan Kualitas Pendidik sampai saat ini masih ada sebagian guru yang belum menguasai pedagogik dengan baik, strategi pembelajaran, model pembelajaran dan menguasai bahannya. Model pembelajaran yang banyak diterapkan guru dalam pembelajaran adalah pembelajaran teacher centre (berpusat pada guru).

Pembelajaran teacher centre ini membuat siswa tidak aktif dan kehilangan kreativitas. Guru sebagai pengelola pembelajaran haruslah memiliki model pembelajaran yang beragam sehingga pembelajaran menjad menarik dan menciptakan siswa yang aktif dan kreatif. Pemerintah telah membuat Undang-undang agar setiap guru meningkatkan pendidikandan kualitasnya. Salah satu undang-undang tersebut adalah pada UU no 5 Tahun 2005. Dalam undang-undang ini pemerintah mewajibkan guru harus S1 dan memliki sertifikat pendidik. Undang-undang ini sangat bagus untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Namun, banyak faktor yang menghambatnya antara lain faktor tersebut adalah guru-guru di tempat terpencil tidak mampu melanjutkan pendidikan karena terbentur jarak tempat kuliah dan lokasi mengajar yang sangat jauh. Selain itu, masih banyak guru yang terbentur tidak memilikisertifikat pendidik. Hal ini dikarenakan kuota pelatihan unttuk mendapatkan sertifikat pendidik dibatasi sesuai anggaran yang dimiliki oleh pemerintah. Pemerintah memiliki tantangan untuk meningkatkan kualitas para pendidik. Pelatihan guru untuk menjadi guru profesional harus terus ditingkatkan. Begitu juga dengan peningkatan akademis seorang guru. Guru di daerah kota mungkin bisa dengan mudah untuk melanjutkan pedidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, guru-guru yang berada daerahterpencil sangat sulit mendapat informasi tentang pengembangan pendidikan dan sangat sulit untuk melanjutkan jenjang kuliah yang lebih tinggi. Jarak tempat tugas dan tempat melanjutkan perkuliahan sangat jauh. Pemerintah harus memiliki program tugas belajar bagi guru-guru di berbagai daerah untuk meningkatkan kualitas para guru. Pemerintah daerah juga harus berperan untuk membiayai guru-guru di daerah terpencil dan tertinggal untuk meningkatkan tingkat akademisnya. Menjadikan sekolah tempat yang menyenangkanKi hajar Dewantara mendirikan sebuah sekolah yang bernama ”taman siswa” yang berarti tempat yang indah. Sekolah haruslah menjadi tempat yang indah dan menyenangkanbagi siswa. Sehingga setiap hari merreka menjadi sangat ingin ke sekolah dan sangat sedih meninggalkannya.

Baca Juga :  Belajar Sejarah dari Film Jalur Rempah

Tata kelola sekolah dan metode guru dalam mengajar sangat berpengaruh terhadap daya tarik belajar siswa. Pembelajaran yang menyenangkan wajib diterapkan.

Jika pembelajaran menyenangkan diterapkan, maka siswa akan selalu tertarik mengikuti pembelajaran. Pendidikan yang beretika Pendidikan bukan hanya sekedar menghassilkan angka semata. Pendidikan haruslah menjadi poros terdepan menciptakan manusia yang beretika mulia. Saat ini telah terkikisnya moral dan norma dalam kehidupan bermasyarakat.
Dunia pendidikan wajib menjadi salah satu wadah untuk mendidik generasi bangsa yang beretika. Hal ini sesuai dalam mendukung program pemerintah yang selalu dielukan yakni ”revolusi mental”.

Meningkatkan kualitas sarana pendidikan Sarana pendukung pendidikan di sebagian besar sekolah di Indonesia sangatmemprihatinkan. Bahkan banyak sekolah yang kekurangan buku, kursi dan meja. Idealnya setiap sekolah harus memiliki sarana yang lengkap dengan perangkat komputer dan juga prejektor. Namun, hal ini tidak dapat diraih di sekolah-sekolah daerah terpencil. Kurangnya perhatian terhadap sarana pendidikan juga trlihat di tingkat perguruan tinggi. Ada diskriminasi pembangunan sarana pendidikan antara fakultas keguruan dengan fakultas lainnya. Sebagian besar fakultas keguruan di Indonesia memiliki sarana yang kurang memadai dibandingkan sarana di fakultas-fakultas lain.

Hal ini berdampak rendahnya tingkat kualitas guru yang dihasilkan perguruan tinggi tersebut. Pemerintah memiliki tugas dan tantangan untuk menyediakan sarana yang memadai demi perbaikan kualitas pendidikan. Pemerintah melalui pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus mampu melakukan pembangunan pendidikan yang merata. Sistem pendataan yang jelas dan akurat tentang keperluan sarana pendidikan harus dilakukan sehingga pemerintah memiliki rancangan yang jelas untuk pemerataan pembangunan saranapendidikan di Indonesia.

Baca Juga :  Keagungan Suara Rakyat

Pemerintah telah mewacanakan program Full day school. Namun, terjadi pro dan kontra terhadap program ini dikarenakan masih banyak sekolah di Indonesia yang belum memadai sarana dan prasarananya jika program full day school ini dilaksanakan. Sudah saatnya pemerintah mengatasi tantangan-tantangan dalam dunia pendidikan untuk memenuhi harapan besar masyarakat. Hal ini harus dilakukan pemerintah untuk mengembangkan tingkat kualitas pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik. Pemerintah harus membuat kebijakan yang tepat dalam dunia pendidikan.

Kebijakan dan kurikulum harus memiliki arah dan tujuan yang jelas. Peningkatan kualitas tenaga pendidik juga harus ditingkatkan. Dahulu negara Malaysia mengirimkan pelajarnya untuk belajar di Indonesia dan mengembangkan pendidikan di Malaysia. Hasilnya Malaysia kini menjadi negara yanglebih maju pendidikan dari kita. Saat ini kita perlu meningkatkan kembali kualitas tenaga pendidik untuk mengembalikan kejayaan Indonesia.
Selain kurikulum dan tenaga pengajar fasilitas pendidikan juga harus dibenahi. Dengan sarana yang lebih baik akan meningkatkan kualisas yang lebih baik pula.

Tantangan-tantangan ini harus dijawab pemerintah untuk kemajuan pendidikan Indonesa ke arah yang lebih baik. Semoga dengan semangat Hardiknas tahun ini Pemerintah dan semua yang terkait dalam dunia pendidikan Indonesia berjuang untuk memperbaiki dunia pendidikan Indonesia kearah yang lebih baik lagi.***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here