Hardiknas, Siswa Masih Kekurangan RKB

0
364
Orang tua siswa menjemput anaknya di sekolah.F-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (2/5).

Meskipun setiap tahun pemerintah memperingati Hari Pendidikan Nasional, namun kualitas sarana pendidikan, termasuk ruang belajar masih sangat minim.

Masih banyak sekolah di Tanjungpinang butuh perhatian. Diantaranya kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB), pagar sekolah yang roboh serta ruang kelas yang ada butuh rehab atau perbaikan.

Termasuk belum seluruh sekolah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) karena tidak ada komputer disekolah tersebut. Walikota Tanjungpinang H Syahrul mengakui itu yang bertekat meminta bantuan ke pusat guna perbaikan.

Tahun ini seragam sekolah gratis bagi anak didik baru tingkat SD dan SMP mulai diberlakukan. Pemko Tanjungpinang siapkan anggaran Rp7,6 miliar.

Seluruh siswa baru nantinya akan mendapatkan seragam gratis di tahun ajaran baru pendidikan. Meskipun dalam satu keluarga ada anak yang menjadi siswa baru dua orang atau lebih tetap mendapatkan seragam gratis.

Baca Juga :  Air Sei Pulai Surut 3 Cm Per Hari

”Untuk yang sekolah negeri semuanya dapat seragam gratis,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Thamrin Dahlan, usai menghadiri Hardiknas, Kamis (2/5).

Thamrin menyebutkan, anggaran seragam sekolah untuk SD Rp965 ribu, SMP Rp1.030.000 baik laki-laki dan perempuan. Ada beberapa jenjang untuk baju sekolah itu lengkap,. Mulai baju kurung, baju batik cuman bajunya saja, baju pramuka, kaus kaki hingga tas sekolah.

”Pendataan menggunakan tahun lalu namun kita naikkan 10 persen dari sekolah, nantinya sekolah membayar hanya dengan jumlah siswanya saja,” jelasnya.

Menurutnya, ada sedikit masalah dan kendala dimana ada beberapa SMP Negeri angka pengadaan seragam gratis diatas Rp200 Juta.

”Angka di atas Rp200 Juta harus menggunakan lelang terbuka,” jelasnya

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di Lapangan Pamedan, Kamis (2/5) pagi, Walikota Tanjungpinang H Syahrul SPd bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir juga Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma beserta kepala OPD dilingkungan Pemko Tanjungpinang. Peringatan Hardinas yang mengusung tema ”Menguatkan Pendidikan dan memajukan Kebudayaan’ juga dihadiri Kapolres Tanjungpinang, Ucok P Silalahi beserta jajarannya.

Baca Juga :  PKK Gelar Jumat Bersih

Begitu juga perwakilan TNI-Polri dan Kepala FKPD di Tanjungpinang beserta mahasiswa dan perwakilan guru-guru.

Dalam kesempatan itu H Syharul membacakan kata sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Salah satu diantaranya, mengingatkan agar pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota bisa mengalokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan. Selain itu, Syahrul mengapresiasi prestasi-prestasi siswa yang selama ini diraih.

Mulai dari bidang akademis maupun nonakademis. Ini semua menurutnya berkat para tenaga pengajar yaitu guru.

Ia menuturkan, tema Hardiknas tersebut mencerminkan pesan penting terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan.

Guna membingkai hadirnya sumberdaya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Baca Juga :  Dua Pelaku Maling Berhasil di Bekuk

Ia menjelaskan, dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia, menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter serta penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap.

Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

Dituturkannya, momentum Hardikinas konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitik beratkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat.

Kemudian, keterampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here