Harga Cabai Merah Terus Naik

0
432
Bumbu dapur termasuk cabai yang di jual para pedagang tradisional. Foto : Andri Dwi Sasmito/Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Harga cabai merah di pasar tradisional terus merangkak naik, yaitu Rp83-Rp85 ribu per kilo. Naik dari seminggu kemarin senilai Rp65-70 ribu per kilo. Bahkan dua minggu sebelumnya sempat dihargai Rp60 ribu per kilo.

Terkait kenaikan ini, masyarakat mempertanyakan kinerja pemerintah daerah dalam memastikan kestabilan harga pangan termasuk bumbu-bumbu dapur.

Rini salah satu calon pembeli di Pasar Baru I, Kota Lama, Jumat (28/6) mengaku terkejut dengan harga cabai

“Mahal betul harga cabai, lebih mahal dari daging ayam. Beli nya eceran yang tentunya lebih mahal,” ucapnya.

Baca Juga :  Zona Kuning, Sekolah Siap Belajar Tatap Muka

Salah satu pedagang di Pasar Baru, Desi menuturkan, harga cabai merah merangkak naik beberapa hari ini. Diprediksi akan terus naik dengan alasan dari distributor.

“Mungkin akan naik lagi ke depannya, harga dari sitributor demikian,” ucapnya.

Dituturkannya, bila membeli eceran akan lebih mahal. Ia menjual Rp9 ribu per ons. Ia menuturkan kenaikan harga disebabkan biaya transportasi cabai dari Jawa yang mahal. Maka, hampir semua jenis cabai mengalami kenaikan harga.

Jenis cabai rawit dari luar daerah seperti Jawa juga mahal yaitu Rp75 ribu per kilo. Bila normalnya berkisar Rp40 ribuan. Cabai hijau senilai Rp58 ribu per kilo. Begitu juga jenis cabai rawit lokal mengalami kenaikan yaitu hampir Rp80 ribu per kilo.

Baca Juga :  SMP IT Al-Amanah Buka Pendaftaran Siswa Baru

“Semua jenis cabai mengalami kenaikan harga termasuk cabai rawit lokal,” tuturnya.

Menurutnya, hanya harga cabai setan yang tetap stabil yaitu Rp75 ribu per kilo. Dituturkannya, harga bawang terbilang stabil. Yaitu bawang Jawa senilai Rp32-Rp33 ribu per kilo. Bawang India yaitu Rp14-15 ribu per kilo dan bawang putih senilai Rp40 ribu per kilo.

Terkait jumlah pembeli, ia mengaku turun dari biasanya. Hal ini karena masyarakat lebih banyak membeli eceran daripada per kilo.

“Jumlah pembeli turun seminggu terakhir,” tuturnya.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemko Perbaiki Pelantar Rusak

Desi menuturkan, bahkan banyak warga yang terkejut mendengar harga cabai yang melambung. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here