Harga Ikan Segar Masih Tinggi

0
1359
MENATA IKAN: Pedagang ikan di Pasar KUD, Kota Lama sedang menata ikan di meja jualannya.f-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Harga ikan kini masih tinggi, hal ini disebabkan hasil tanggap para nelayan masih sedikit di Musim Angin Utara ini. Hal ini seperti Pantauan Tanjungpinang Pos, Selasa (2/1) di Pasar Ikan Kota Lama, Tanjungpinang.

Salah stau pedagang ikan, Anuar mengatakan, sekarang untuk pasokan ikan dari Bintan masih sedikit. Begitu juga dari pulau-pulau sekitar yang biasa jadi pemasok.

”Stok masih sedikit dibandingkan dengan musim lainnya. Ada kiriman ikan seperti dari Tarempa, Bintan dan pulau-pulau lainnya, hanya sedikit,” ungkapnya.

Kondisi sekarang stok menipis, secara otomatis harga juga naik, sebab nelayan menaikkan harga untuk menutup biaya setiap kali turun ke laut. Jika tidak menaikkan harga, para nelayan akan merasa rugi.

Baca Juga :  Disperkim Pasang Plang Larangan Buang Sampah

Pihaknya, masih merasa bersyukur beberapa nelayan masih memilih melaut, bila tidak maka pedagang tidak ada stok jualan. Meskipun harus diakui, banyak juga para nelayan memilih berhenti, karena takut dengan kondisi cuaca. Biasanya selain hujan, disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Bila mereka turun pun, ini membuat hasil tangakapnnya sedikit.

”Pendapatan kita pedagang juga turun, bila biasanya total penjualan dikisaran Rp 3 – Rp 4 juta, kini hanya setengahnya,” tuturnya.

Harga ikan selar kini bisa mencapai Rp 60 ribu per kilo, dari biasanya hanya Rp 30 sampai Rp 35 ribu per kilo. Ikan Tongkol dari harga Rp 16-18 ribu per kilonya sekarang Rp 24 ribu. Ikan Selikur kini Rp 31 ribu dari biasanya hanya Rp 20 sampai Rp 25 ribu per kilo.

Baca Juga :  Mulai Diserbu Wisatawan

Ikan merah Rp 85 ribu dari bianya Rp 60 ribu. Ini pun stoknya sangat sulit, kadang ada, di musim sekarang sering tidak ada. Begitu juga dengan ikan kakap, kini per kilonya Rp 90 hingga Rp 100 ribu. Begitu juga dengan jenis ikan lainnya, seperti benggol, kaci, belanak yang bahkan jarang ada.

Kenaikan harga juga di keluhkan masyarakat, seperti yang diutarakan Fatmawati. Ibu rumah tangga ini menyebutkan, selain harga mahal, kini untuk emndapatkannya juga sulit. ”Kami sudah biasa mengkonsumsi ikan, kini sulit di cari. Saya tak begitu suka makan daging karena faktor usia,” tuturnya.

Baca Juga :  Pedagang Bendera Musiman Berburu Rezeki

Ia memaklumi kondisi cuaca penentu ikan sedikit pasaran. Ia bahkan harus lebih sering ke pasar, bila biasanya hanya belanja di Sabtu atau Minggu, kini juga belanja di pertengahan Minggu seperti Rabu atau Kamis. ”Sekarang belinya terbatas, karena jenis ikan yang di jual sedikit. Biasanya beli lima atau enam jenis, kini hanya dua aau tiga sekali ke pasar.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here