Hasil Open Bidding Rawan Digugat

0
831
Endri Sanopaka

TANJUNGPINANG – Hasil open bidding sembilan jabatan di lingkungan Pemko Tanjungpinang, akan diumumkan tim panitia seleksi (pansel) dalam waktu dekat ini. Saat pengumuman, janganlah ada kesalahan memberikan nilai kalau tidak mau digugat seperti pansel open bidding di lingkungan Pemprov Kepri.

Hal ini diungkapkan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Tanjungpinang, Endri Sanopaka kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (28/5).

”Saya sangat setuju dan mendukung sekali, kalau tim pansel bekerja dengan hati-hati,” kata Endri Sanopaka. Ia minta penilaianya harus hati-hati, tidak ada lobi-lobi jabatan. Supaya hasil open bidding benar murni tidak menimbulkan kecurigaan kepada peserta open bidding.

Baca Juga :  Ustaz Abdul Somad Minta Masyarakat Tak Sombong

”Karena memberikan hingga mengeluarkan nilai rekayasa kepada peserta open bidding penuh resiko karena ini masalah jabatan, rawan digugat,” tegasnya.

Bila pansel menerima lobi-lobi jabatan dan salah memberikan nilai, maka pansel open bidding bakal menerima masalah dari peserta. Artinya, perlu kehati-hatian dan harus mengindari kejadian yang tidak diinginkan, seperti pernah terjadi soal open bidding di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

”Coba lihat di Pemprov Kepri. Open bidding di lingkungan Pemprov Kepri jadi masalah,” ucap dia.

Selain perlu hati-hati, saran dia, tim pansel perlu melakukan konsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Supaya KASN ikut bertanggungjawab proses open bidding yang dilakukan tim pansel di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tersedia 50 Tiket Kapal Gratis dari KKP

”Jangan sudah selesai, KASN permasalahkan pulak open bidding ini,” terang dia.

Oleh karena itu, dia berharap, tim pansel untuk lebih dalam lagi melakukan konsultasi ke KASN terkait proses open bidding di lingkungan Pemko Tanjungpinang. ”Jangan sampai KASN membuat polemik baru,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here