Hengky Suryawan Pimpin Permabudhi Kepri

0
1335
HENGKY Suryawan (berdiri) menyampaikan sambutaan saat pembukaan Musda Permabudhi Kepri, kemarin. f-abas/tanjugnpinang pos

TANJUNGPINANG – Tokoh masyarakat Kepri dan juga pengusaha terkenal Hengky Suryawan terpilih sebagai Ketua Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepri untuk periode 2018-2021.

Dengan terbentuknya Permabudhi, secara otomatis Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Kepri tidak ada lagi.

Hengky terpilih Ketua Permabudhi secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Permabudhi pertama di Restoran Vegatarian Bumi Maitri lantai dua Sukaberenang Tanjungpinang, Kamis (1/11). Dalam Musda Permabudhi pertama, selain memilih pengurus Permabudhi juga membahas program kerja untuk empat tahun ke depan. Termasuk program pembentukan Permabudhi tingkat kabupaten/kota di Kepri.

Hadir dalam Musda tersebut utusan dari Permabudhi Pusat yakni mantan Dirjen Buddha Budi Setiawan, Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Kemenag Kota Tanjungpinang, dan utusan dari majelis, serta 100 peserta.

Baca Juga :  Dewan Minta Juru Parkir Di-rolling

Ketua pelaksana Musda Permabudhi, Setijo mengatakan, Musda digelar setelah Hengky Suryawan mendapatkan mandat dari Permabudhi pusat, agar digelar Musda Permabudhi pertama di Kepri. Dan, para peserta Musda Permabudhi dari perwakilan majelis, menetapkan Hengky Suryawan sebagai calon aklamasi. Dan, memilih Hengky Suryawan untuk memimpin Permabudhi Kepri untuk empat tahunke depan.

”Permabudhi adalah organisasi sosial keagamaan, bukan organisasi politik dan Permabudhi tak boleh berpolitik,” ujarnya.

Kata dia, Permabudhi adalah organisasi baru, dan pertama kalinya telah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Istana Negera dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan Ketua Permabudhi pusat dipimpin Arief Harsono. Sementara itu, mantan Dirjen Buddha Budi Setiawan juga pengurus Permabudhi Pusat, berharap agar Permabudhi Kepri bisa menjalan program-program yang akan disusun.

Baca Juga :  HUT Tanjungpinang Minim Kegiatan

Terutama program sosial kemasyarakatan. Ia juga berharap agar Permabudhi Kepri berkembang dan bisa merangkul seluruh majelis umat Buddha yang ada di Kepri.

Sementara itu, Hengky Suryawan mengatakan dengan hadirnya Permabudhi, maka secara otomatis Walubi Kepri bubar. Sebab, Walubi Kepri untuk periode lalu, hingga kemarin tak dilantik-lantik. ”Jadi yang ada di Kepri hanya Permabudhi saja. Walubi Kepri tidak ada lagi,” ujarnya.

Sambung dia, dalam waktu dekat ini, program yang akan dilaksanakan adalah membentuk pengurus Permabudhi di tingkat kabupaten/kota di Kepri. Kemudian, membuat program kerja untuk sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Pemko Bangun Enam Sekolah

Sambung di Kepri baru ada sembilan majelis-majelis agama Buddha, yakni Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi), majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI), majelis Mahayana Indonesia (Mahasi), Tridharma, majelis Nichiren Shoshu Buddha Drama Indonesia, Parisadha Buddha Dharma Niceren Syosyu Indonesia dan Generasi Muda Buddhis Indonesia.

”Permabudhi adalah organisasi sosial dan keagamaan, bukan organisasi politik,” ujanrya singkat. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here