Himbauan PLN Untuk Masyarakat Hadapi Curah Hujan Tinggi

0
207
SRM Teknik Gustiawan bersama Manajemen PLN Sektor Kepulauan Riau meninjau mesin pembangkit PLTD Air Raja.

Pekanbaru – Dikutip dari pernyataan Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. pada 5 Januari 2020 pada release Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan dari tanggal 5-12 Januari 2020, potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih akan terjadi di berbagai tempat di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Selain itu, kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada.

Senior Manager Teknik PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Gustiawan menyampaikan, jelang tahun baru hingga saat ini, PLN terus berupaya mengamankan dan meminimalisir gangguan.

“selain terus melakukan siaga dan segera mungkin melakukan pemulihan terhadap gangguan yang terjadi, kami juga dituntut turun ke lapangan secara langsung mengevaluasi aset PLN (Walkdown for asset) yang tujuannya agar pasokan dan keandalan listrik terjaga”, terang Gustiawan.

Sementara untuk keandalan Jaringan, kami himbau kepada masyarakat diminta merelakan pohon yang tumbuh di dekat jaringan PLN yang menimbulkan potensi gangguan listrik saat hujan untuk ditebang atau dipangkas. Harapannya dukungan dari semua pihak akan sangat membantu PLN dalam menjaga jaringan dan sistem kelistrikan berjalan baik.

Ditambahkan juga oleh Gustiawan juga menghimbau kepada petugas PLN yang dilapangan untuk bekerja sesuai aturan dan memperhatikan K3 dalam bekerja. Sementara untuk pelanggan jika terjadi curah hujan yang tinggi agar mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) yang berada di bawah Kwh meter dan mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak serta mengamankan alat elektronik dengan menaikkan ke tempat yang lebih tinggi dan lebih aman.

“Apabila ada genangan air yang berpotensi banjir, bagi masyarakat yang berada di luar bangunan hindari berada didekat jaringan PLN, Lampu Reklame, Lampu Hias dan Instalasi listrik pada jaringan yang terbuka, karena dikhawatirkan apabila ada kabel yang putus atau kebocoran arus pada peralatan, tiang dan jaringan bisa mengenai orang yang berada didekatnya. Yang harus diketahui oleh pelanggan bahwa instalasi listrik dalam rumah merupakan tanggung jawab pelanggan sebagai pemilik rumah. Tanggung jawab PLN hanya sampai kWh meter pelanggan,” imbuh Gustiawan.

Pelanggan, lanjut Gustiawan, juga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 dalam keadaan darurat atau gangguan.

“Contact Center PLN 123 dapat diakses melalui telepon di (kode area) 123, melalui Facebook di PLN 123, melalui Twitter di @pln_123, melalui email di pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi one-stop service, PLN Mobile, yang dapat diunduh di Google Playstore untuk Android atau App Store untuk iOS demi kemudahan layanan PLN kepada pelanggan kapan saja dan dimana saja”, pungkas Gustiawan. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here