Jaga Kepri Tetap Kondusif

0
783
H Nurdin Basirun

Pesan Jokowi Ke Nurdin

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mendapat pesan khusus dari Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/3). Pesan itu adalah tetap membawa Kepri semakin maju. 

Batam – Pesan Presiden adalah agar gubernur menjaga Kepri tetap kondusif dan bawa Kepri semakin maju.

Pesan itu disampaikan saat Nurdin mendampingi Jokowi meninjau pembangunan bendungan Sei Gong, Galang. Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana Jokowi tiba di bendungan Sei Gong pada pukul 12.15 WIB beserta Gubernur Kepri dan Ibu Noorlizah Nurdin.

”Ada pesan pak presiden. Kepri harus tetap maju dan kondusif,” kata Gubernur Nurdin di Bandara Hang Nadim usai mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Batam Kepulauan Riau.

Kehadiran Presiden langsung disambut Menteri PUPR Basoeki H, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Wali Kota Batam HM Rudi, Kepala BP Batam Hatanto dan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

Baca Juga :  Banyak Aset Tak Bersertifikat

Di bendungan, Presiden Jokowi mendapat penjelasan mengenai proyek bendungan Sei Gong oleh Dirjen SDA Kementerian PUPR.

Presiden RI Jokowi juga melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi proyek pengerjaan bendungan Sei Gong bersama Menteri PUPR, Dirjen SDA, Gubernur Kepri, dan Kepala BP Batam.

Bendungan Sei Gong dibangun untuk memenuhi air baku masyarakat dan juga disiapkan sebagai sumber air baku bagi rencana pengembangan kawasan industri baru di pulau Galang.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satker SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera IV Provinsi Kepri mengalokasikan sekitar Rp 238.446.140.000 untuk pembangunan Waduk Sei Gong di Pulau Galang, Batam.

Anggaran sebesar itu sebagian sudah dan akan dialokasikan selama empat tahun mulai 2015-2018. Waktu pelaksanaan pembangunan bendungan itu 1.140 hari kalender kerja mulai November 2015-Desember 2018 nanti.

Uang muka pembangunan waduk itu Rp 23.877.140.000. Anggaran tahun 2016 dialokasikan juga Rp 83.933.934.000 dan yang terserap Rp 47.289.260.000. Anggaran tahun 2017 dialokasikan lagi Rp 87.085.833.000. Untuk 2018 akan dianggarkan lagi Rp 53.820.967.715.

Baca Juga :  Tenaga Gubernur dan OPD Imbang

Progres tahun 2016 untuk pembangunan fisik 87,9 persen dan keuangan 53,34 persen sampai Desember. Sedangkan progres terhadap total kontrak, untuk fisik 25,66 persen dan keuangan 32,83 persen.

Fungsi pekerjaan pembangunan Waduk Sei Gong untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat Batam khususnya Pulau Galang. Selain itu, juga disiapkan sebagai sumber air baku untuk rencana industri baru di Pulau Galang.

Pekerjaan yang masih berjalan sekarang ini adalah galian lumpur dan timbunan batu kosong di tubuh bendungan (bagian hulu dari STA 238 sampai STA 75 dan bagian hilir STA 238 sampai STA 175.

Kemudian, galian tanah dan pengecoran di saluran dan menara pengelak. Pekerjaan galian tanah di rumah pompa serta penanaman rumput di slope.

Baca Juga :  Isdianto Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Di Pulau Bintan, terdapat beberapa waduk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti Waduk Sei Pulai kapasitas 250 liter per detik.

Waduk Sei Gesek kapasitas 100 liter per detik. Waduk ini masih bisa ditingkatkan produksinya karena sumber air bakunya melimpah. Namun harus dibangun Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA) tambahan agar kapasitas produksi bisa lebih dari 100 liter/detik.

Kemudian, ada juga Waduk Sei Jago, Waduk Kolong Enam Bintan dengan kapasitas 20 liter per detik. Akan dibangun juga Waduk Kawal dengan kapasitas 300-400 liter per detik di Bintan.

Perencanaan pembangunan Waduk Kawal ini sudah tiga tahun namun belum terealisasi sampai saat ini. Bahkan, APBN tidak jadi dialokasikan tahun 2017 ini karena lahannya masih bermasalah alias belum dibebaskan.(Martunas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here