Junaidi Ungkap Kunci Sukses PSTS

0
685
PSTS JUARA: Junaidi pelatih PSTS menerima medali juara dari Teddy Jun Askara Ketua Komisi IV DPRD Kepri, dan ucapan selamat dari Jamhur Ismail Kadishub Kepri. F-Jefri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – BARU bangkit setelah puluhan tahun tenggelam, PSTS Tanjungpinang langsung juara di ajang PSTK Cup 2017. Junaidi sebagai pelatih, tak segan mengungkapkan kunci sukses PSTS menjadi juara, setelah mengalahkan PS Jurnalis 7-0 di grand final, Rabu (17/5) sore lalu.

Di babak kualifikasi grup, tim PSTS meraih poin penuh dengan 3 kali menang. Junaidi mengatakan, selam bertanding di penyisihan grup, tim PSTS selalu mengubah pola permainan.

Ketika menghadapi Gucci FC sang juara III Jurnalis Cup, PSTS menerapkan pola 4-3-3. Tiga gelandang turut membantu lini pertahanan, dan satu turut membantu tiga penyerang.

”Gucci tim tangguh, kami harus perkuat di lini pertahanan. Saat menghadapi Indra Sakti, kami gunakan pola 4-4-2, kami perkuat lini pertahanan,” ungkap Junaidi, kemarin.

Baca Juga :  Erdeka Muda Optimis Hadapi Aqua DNC Kepri

Ketika menghadapi Poltekkes, PSTS menggunakan pola 3-4-3. Tiga bek, dianggap mampu meredam serangan mereka. Tapi di luar prediksi, sempat kebobolan dua gol, tapi tetap menang. Saat menghadapi Kompi A, tim PSTS awalnya menerapkan 3-4-3. Namun karena kalah fisik, pemain tengah dan lini belakang sedikit rapuh.

PSTS nyaris kalah saat menghadapi Kompi A. Beruntung, kiper PSTS Susanto tangguh saat menjalani laga adu penalti. Ketika berhadapan dengan KCL FC, pola yang digunakan 4-3-3. Dengan demikian, lini pertahanan cukup kuat karena dibantu pemain lini tengah. Serangan dari tiga striker cukup bebas untuk mencetak gol.

Ketika menghadapi Shark Singkep Bersatu, tim PSTS menggunakan pola 4-4-2. Karena, lini bawah dan tengah harus diperkuat, untuk mengatasi serangan lawan yang bermain keras. PSTS menang 1 gol, lewat sundulan Kukuh di babak kedua. Di grand final, PSTS menerapkan pola 4-3-3 dengan mengandalkan serangan tiga striker dibantu dua gelandang serang, dan satu gelandang bertahan. Empat lini pertahanan juga dibantu tiga gelandang.

Baca Juga :  Besok, Apri Buka Idul Fitri Cup Seienam

”Artinya apa, semua pemain yang turun di PSTK Cup itu memiliki skil yang sama. Tapi, kami bisa membaca seperti apa saat menghadapi lawan, dengan kekuatan dan kemampuan yang ada. Ini sepak bola, tak bisa disamakan dengan futsal,” tuturnya.

Pemain PSTS di ajang perdana ini, banyak yang sudah veteran. Sebagian berasal dari Old Star Batam, yang sudah berusia di atas 40 tahun. Sebagian pemain merupakan didikan dari SSB Riau Pos, asuhan dari Rida K Liamsi selaku pembina PSTS Tanjungpinang. Justru itu, Rida K Liamsi menginginkan agar pemain PSTS menampilkan cara bermain sepak bola, yang bisa menghibur penonton atau pecinta sepak bola.

Baca Juga :  Gayung Bersambut, TJA Dapat Dukungan

Namun demikian, Junaidi menyatakan, PSTS juara berkat doa dan dukungan semua pihak dan penonton. Justru itu, pengurus PSTS mengucapkan terima kasih kepada Ketum Pak Teddy Jun Askara, dan semua pendukung.

”Semoga ini menjadi motivasi kita ke depan, bagaimana meningkatkan prestasi sepak bola di Tanjungpinang, dan Kepri pada umumnya,” tutup Junaidi.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here