Kades Bisa Bangun Sarana Permainan Anak

0
879
TAMAN BERMAIN: Salah satu kawasan taman bermain anak-anak yang dibangun di Tepilaut Kota Tanjungpinang.f-dokumen/tanjungpinang pos

ANAMBAS – PEMERINTAH Kabupaten Anambas dinilai belum memprioritaskan, pembangunan kawasan umum untuk permainan anak-anak dan sekolah. Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Anambas, Arman Andreas mengatakan, bahwa sejumlah tempat permainan anak di tempat umum belum terlihat dibangun oleh desa. Padahal, hal itu anjurkan oleh Pemerintah Pusat dengan menggunakan anggaran desa.

Namun nyatanya, hingga kini pembangunan bidang pendidikan khususnya pengelolaan anggaran desa di sejumlah desa belum membuat skala prioritas taman permainan anak-anak. ”Meskipun disarankan untuk membangun taman permainan anak di tempat umum oleh Pemerintah Pusat, hingga sekarang belum terlihat. Mudah-mudahan ada desa yang sudah membangun,” ungkap Arman Andreas, Minggu (3/9).

Baca Juga :  Warga Berupaya Atasi Kekeringan

Ia juga menyampaikan, hal ini sudah sering ia sampaikan langsung kepada beberapa kepala desa secara lisan. Akan tetapi, desa masih berjanji akan melaksanakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kepala desa mestinya harus sudah mengerti dan mengetahui dan hal ini mestinya menjadi program prioritas mereka. Ia meyakini, kedepannya akan diterialisasi oleh masing-masing desa. ”Kata mereka beberapa kepala pembangunan semacam ini belum skala prioritas, dan masih banyak lagi pembangunan lain seperti akses jalan, jembatan, gang dan selokan atau pemasangan batu miring dan lainnya,” jelas Arman.

Baca Juga :  Kajari Pantau Langsung Proyek Pendampingan

Komisioner bidang pendidikan ini menambahkan, alokasi anggaran untuk merealisasikan sarana bermain anak diakuinya tidak memerlukan anggaran yang besar. Pemanfaatan fasilitas desa yang telah ada, seperti balai desa serta fasilitas umum yang ada di desa bisa diaplikasikan agar taman bermain anak dapat hadir di setiap desa. Meski ada beberapa desa telah memiliki PAUD dan TK, sayangnya kurang diimbangi dengan fasilitas pendukung seperti alat peraga dan fasilitas bermain anak.

”Hadirnya sarana bermain anak ini berpengaruh pada psikologi dan psikomotorik anak. Sehingga, mental anak-anak di desa tidak kalah dengan anak-anak di kota,” ungkapnya. Sarana bermain anak, penting terlebih di desa yang telah dicanangkan menjadi desa wisata. Ia berharap, aparatur desa perhatian dengan sarana bermain anak.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here