Kapal Bantuan Bencana Dihantam Ombak Besar

0
502
Kapal Sabuk Nusantara 39 berlabuh di Pelabuhan Sribayintan Kijang, sambil menunggu cuaca reda, kemarin. f-YUSFREYENDI/tanjungpinang pos

KIJANG – Kapal Sabuk Nusantara 39 pengangkut bantuan bencana banjir dan longsor batal menuju Tambelan akibat dihantam ombak besar, Senin (15/1) lalu.

Kapal penumpang ini kembali berangkat ke Tambelan dari Pelabuhan Sribayintan Kijang, Selasa (16/1) sekitar pukul 12.00 kemarin.

Awalnya, kapal Sabuk Nusantara 39 berangkat dari Kijang menuju Tambelan, Senin (15/1) sekitar pukul 13.00 lalu. Setelah melewati perairan Mapur (Bintan), kapal dihantam gelombang dan ombak setinggi 7 meter. Kejadian itu sekitar pukul 17.00. Dalam bencana ini, kapal Sabuk Nusantara sempat oleng akibat hantaman badai itu.

Keselamatan kapal sangat berbahaya jika perjalanan ke Tambelan dilanjutkan. Justru itu, kapten (nakhoda) Sabuk Nusantara 39 langsung berkoordinasi dengan KSOP (Syahbandar). Kapal diminta kembali ke Pelabuhan Sribayintan Kijang.

”Kami patah balik, dan tiba di Kijang itu sekitar pukul 21.00, Senin malam. Kapal bisa berangkat setelah ada izin dari Syahbandar. Sampai Selasa pagi, kapal belum diperbolehkan berangkat ke Tambelan,” jelas Ismail Koordinator pengiriman bantuan Pemkab Bintan, Selasa (16/1) kemarin.

Beberapa jam kemudian, jelas Ismail, pihak KSOP memberikan izin berlayar kepada kapten kapal, setelah cuaca dinyatakan reda dari pihak BMKG.

”Kapal Sabuk Nusantara 39 berangkat lagi ke Tambelan, sekitar pukul 12.00, Selasa siang. Diperkirakan, kapal tiba di Tambelan, Rabu (17/1) pukul 14.00 siang ini. Semoga tidak ada kendala lagi,” jelas Ismail.

”Kemudian, koordinator pengiriman bantuan bencana longsor dan banjir, diserahkan kepada Pak Naharuddin Kepala Dinas Sosial Bintan,” tambah Ismail. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here