Kapal Bantuan Nelayan Jangan Dijual

0
888
BERBINCANG: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berbincang dengan salah seorang nelayan di Batam yang mendapatkan bantuan, beberapa waktu lalu. f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menginginkan luasnya laut di Kepri harus mampu memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Potensi yang besar kalau dikelola dengan baik, akan mengangkat kesejahteraan masyarakat.

”Sayang laut begini luas, namun penduduk pesisir kurang menikmati kesejahteraan,” kata Nurdin pekan lalu, saat bertemu dengan sejumlah nelayan di Batam.

Menurut Nurdin, bantuan-bantuan pemerintah, baik pusat maupun provinsi dan kabupaten kota selalu ada. Misalnya, ada bantuan kerambah, bagaimana pengelolaan dan hasilnya bisa maksimal.

”Jangan habis panen tak ada modal lagi,” kata Nurdin.

Baca Juga :  Kisruh Berlanjut Jelang Survei Kuota

Nurdin berharap manajemen pengelolaan oleh nelayan harus semakin baik dan bagus. Termasuk manajemen bisnisnya.

Sebagai orang yang pernah juga hidup dengan menjual beli ikan, Nurdin menyampaikan pentingnya pengelolaan yang baik. Kadang toke pembeli ikan, punya banyak cara agar saat nelayan panen harganya ditekan murah.

Para toke, misalnya, kata mantan nakhoda kapal ini menyebutkan, ikan yang sama dipanen nelayan sedang melimpah. Sehingga harga harus jatuh. Demikian juga setelah panen, pesan Nurdin jangan sampai tak berproduksi lagi.

Baca Juga :  Pemprov Gagas Roro Rute Pinang-Malaysia

”Kadang dah dapat duit bukan beli bibit baru. Beli kendaraan motor,” kata Nurdin.

Nurdin juga berpesan bantuan-bantuan pemerintah jangan sampai tidak bermanfaat. Nanti, bantuan yang ada, mesinnya dimana, kapalnya entah di mana. Demikian juga ketika memberi bantuan, Nurdin menegaskan instansi terkait jangan asal bantu.

”Beri bantuan yang benar-benar bermanfaat, bukan asal ada proyek,” Nurdin mengingatkan.

Sekarang ini, masih banyak nelayan di Kepri yang menangkap ikan dengan cara tradisional. Sehingga hasilnya minim karena tidak bisa menangkap ikan di tengah lautan. Sedangkan nelayan lain terutama pencuri ikan, menggunakan kapal moderen sehingga bisa mengeruk hasil laut Kepri. Ini fenomena yang terjadi bertahun-tahun. (ais/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here