Kawal Pembangunan Wilayah FTZ

0
1008
pelabuhan: Pelabuhan bongkar muat Tanjungmoco, Dompak, Tanjungpinang saat dikerjakan beberaap bulan lalu. F-DOK/TANJUNGPINANG POS

Dapat gelar FTZ sudah bertahun tahun. Industri tak kelihatan. Pembagunan pelabuhan koco juga tak jelas juntrungnya. Pemerintah daerah harus mengawal pembabunan didaerahnya dan sosialisasikan progresnya. Tak mungkin masyarakat ramai-ramai mau nengok kesana, disangak demo pula. Itu harapan baik untuk warga ibukota.
085356096416

Tanggapan:
Pembangunan pelabuhan Tanjungmoco itu anggarannya dari pemerintah pusat. BP Tanjungpinang dan Pemprov Kepri terus bersama sama-sama mendorong agar pelabuhan FTZ Tanjungmoco dioperasikan.

Kita semua ingin agar pelabuhan FTZ itu cepat beroperasi. Bahkan untuk akses jalan, tahun ini BP Tanjungpinang sedang membuat DED jalan menuju pelabuhan Tanjungmoco. Dan, tahun 2018 baru direncanakan sudah amsuk tahap pengaspala.

Baca Juga :  Rumah Jabatan Wali Kota Mubazir

Dana pengaspalan itu tidak akan turun kalau kita tidak memiliki DED pembangunan jalan menujut Tanjungmoco. Tahun ini sudah ada empat perusahaan sedang mengurus perizinan, untuk mendirikan pabrik tiner dan pabrik rokok.

Sudah banyak investor melirik. Dengan kondisi listrik dan air tersedia, kita berharap kawasan FTZ Dompak terus dilirik investor. Untuk pelabuhannya sendiri itu dibagun pemerintah pusat. ANggarannay sudah sekitar 105 milir dan dibangun sejak 2010 lalu.

Pada 2010 lalu, proyek pelabuhan kontainer ini dianggarkan melalui APBN sebesar Rp 25 miliar. Kemudian di tahun 2011 pemerintah pusat mengalokasi lagi Rp 5 miliar. Dan pada 2012 dianggarkan lagi Rp 65 miliar. Lalu tahun lalu, 2016, kembali pemerintah pusat menganggarkan Rp 20 miliar.

Baca Juga :  Maksimalkan Promosi pariwisata Kepri

Wilayah FTZ di Tanjungpianng cukup besar. Di Dompak ada 1.300 haktare (Ha) dan di Senggarang ada 1.333 Ha.

Den Yealta,
Kepala BP Tanjungpinang,

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here