Ke Mana GIF di Instagram Kita?

0
697

TANJUNGPINANG – Awal tahun lalu jadi titimangsa asyik bagi pengguna Instagram di dunia. Kala itu, sensasi mengoptimalkan Instastory semakin menjadi dengan ketersediaan fitur GIF (graphic interchange format) yang bisa dilekatkan.

Buru-buru, seluruh pengguna merayakannya dengan ramai-ramai membikin Instastory lebih kreatif dari sekadar gambar mati. Kehadiran fitur GIF ibarat penyedap rasa dalam sekuali gulai. Para juru pengaruh (influencer) di Instagram memaksimalkannya. Pun para pengguna ala kadar yang tidak mau kalah agar Instastory terlihat lebih mempesona.

Sayang, fitur asyik lagi hakiki ini lenyap. Awal pekan lalu, sudah tidak ditemukan lagi fitur ini dalam pilihan stiker yang bisa disematkan sebelum membuat Instastory.

Instagram melalui laman resminya meman sengaja menyetop fitur GIF yang selama ini disuplai giphy.com. Dilansir dari pelbagai sumber, tindakan ini ditempuh setelah kedapatan sebuah animasi bernada rasis dari situs penyedia.

Bermula dari Snapchat dan berimbas ke Instagram, didapati sebuah GIF bertuliskan N**** Crime Death Counter, yang diikuti dengan gambar seorang pria dengan balon dialog bertuliskan “Keep Cranking Bonzo, the Numbers Just Keep on Climbing!”.

Pada GIF tadi, terlihat seekor monyet sedang memutar pedal yang tersambung pada putaran angka yang terus bertambah. GIF ini disebut mengandung pesan bahwa jutaan kasus kematian disebabkan oleh orang-orang berkulit hitam, dengan jumlah yang terus meningkat.

Juru bicara Instagram menyampaikan bahwa, “konten semacam ini bukan tempatnya ada di Instagram.” Tak pelak, hingga saat ini, Instagram masih sama-sama menghentikan kerja sama dengan Giphy, sampai investigasi selesai dilakukan.

Sejak awal, dalam panduan Giphy sudah melarang adanya konten yang tidak pantas namun karena mereka bekerja seperti sebuah mesin pencari yang mengindeks berdasarkan GIF teratas dari situs web, sehingga hal-hal seperti itu dapat lolos.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Giphy menyatakan bahwa GIF berunsur rasis tersebut muncul karena adanya kesalahan dalam konten penyaringan moderasi mereka yang memengaruhi sistem mereka. Giphy juga menyatakan bahwa masalah ini adalah tanggung jawab mereka sepenuhnya dan meminta maaf kepada para pengguna yang merasa tersinggung atas konten animasi tersebut. (tih)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here