Kementan Antisipasi Penurunan Harga Cabai

0
762
MENUNGGU: Pedagang cabai di Pasar Baru saat menunggu pembeli, Kamis (26/1). F-Dok/tanjungpinang pos

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mengantisipasi potensi turunnya harga cabai menjelang musim panen cabai. Sekjen Kementerian Pertanian Hari Priyono mengungkapkan kementerian mengupayakan sejumlah langkah untuk melindungi petani dari kemungkinan anjloknya harga cabai.

Langkah yang dilakukan Kementan antara lain dengan mengawal upaya penyerapan cabai petani.

”Kami akan lakukan kerja sama dengan pelaku usaha pengolahan sektor hortikultura sehingga cabai hasil petani bisa langsung diserap industri,” kata Hari.

Untuk itu, Kementan melalui Ditjen Hortikultura secepatnya akan mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha industri olahan.

Baca Juga :  Beli Honda Mobilio Bonus Motor Beat

Agenda utama pertemuan adalah mendorong pelaku usaha untuk menyerap cabai dari petani.

”Kami akan melibatkan pelaku usaha untuk menjaga agar harga tidak terjun bebas,” ungkap Dirjen Hortikultura, Spudnik Sudjono.

Penyerapan cabai petani oleh pelaku usaha akan disokong konsep kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Melalui kemitraan ini diharapkan bisa terwujud agribisnis cabai yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain mengawal penyerapan cabai, Spudnik mengungkapkan Kementan juga akan mengusulkan penetapan harga pokok penjualan (HPP) cabai.

“Saya akan memperjuangkan pada saat rapat dengan Kementerian Perdagangan tentang harus adanya HPP Cabai. Kepastian harga penting sehingga petani tidak merugi,” imbuh Spudnik.

Baca Juga :  Scuto Tanjungpinang Bikin Mobil Lebih Kinclong

Penentuan HPP cabai menjadi krusial dengan potensi over produksi pada saat musim panen.

HPP cabai diharapkan bisa melindungi petani cabai dari kemungkinan harga anjlok. ”HPP wajar secara nasional Rp 17 ribu sesuai dengan permendag No. 63 yang merupakan floor price cabai,” tambah Spudnik.

Usulan penetapan HPP Cabai juga disampaikan oleh Komisi IV DPR pada kesempatan terpisah.

Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin mengusulkan pemerintah untuk menetapkan batas harga pembelian cabai di tingkat petani.

”Saat panen raya cabai harus dibeli oleh Bulog atau siapa saja dengan harga yang menguntungkan petani, agar mereka tetap semangat menjadi petani,” ujar Akmal.(JPNN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here