Kepres Dewan Kawasan Langsung Diteken

0
662
Maket pengembangan investasi smelter di KEK di Galang Batang, Kabupaten Bintan. f-yendi/tanjungpinang pos

SAAT pertemuan terbatas Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, kemarin, Nurdin benar-benar tidak menyangka perjalanan mereka akan lancar.

Apa yang diharapkan benar-benar dipenuhi Presiden. Saat itu, Nurdin juga akan menyampaikan tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang-Bintan.

Dalam pertemuan itu, Nurdin menyampaikan agar segera ditetapkan Kepres tentang Dewan Kawasan. Karena berkasnya sudah ada dan dibawa saat pertemuan itu, Jokowi langsung menandatangani Kepresnya.

”Soal KEK Galang Batang, tadi Bapak Presiden di depan saya langsung menantangani Kepres untuk Dewan Kawasan,” kata Nurdin.

Nurdin yakin realisasi investasi di Galang Batang semakin cepat. Investor akan langsung melakukan pembangunan jalan, pelabuhan termasuk energi untuk mendukung industri tersebut.

Untuk KEK Pulau Asam akan dijadikan pusat pengumpul migas, industri dan container yard dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional.

Nurdin menyampaikan untuk kawasan ini Presiden langsung memerintahkan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk menuntaskan persoalan terkait lahan atau pun status lahannya.

Untuk pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, rencananya akan dilakukan beberapa pengembangan dengan tujuan untuk memodernisasi sarana dan prasarana, pengembangan container yard, pengembangan port management system. Kapasitasnya yang dalam setahun hanya 400 ribu TEUs akan menjadi satu juta TEUs.

Sementara untuk Batam Light Rail Transit (LRT) dikembangkan untuk penyediaan transportasi massal, murah dan mampu mengatasi kemacetan.

Rute yang direncanakan mulai dari Hang Nadim – Nagoya, Tanjunguncang-Mukakuning-Batam Center. Demikian Bandara Hang Nadim akan terus dikembangkan berbagai fasilitasnya.

Strategisnya Kepri pada pertemuan itu dipaparkan Nurdin secara singkat. Jika dikelola secata baik, pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

”Ahamdulillah semua direspon dan diminta dilaksanakan segera. Saya bilang ini hadiah untuk masyarakat Kepri dari 10 Tahun Pak Presiden Memimpin Indonesia,” kata Nurdin semringah.

Pada pertemuan itu, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dari Kepri, Gubernur didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Asisten Ekbang Syamsul Bahrum, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Perhubungan Jumhur Ismail, Kadisperindag Burhanuddin, Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Kawasan dan Investasi Jhon Kenesy dan Direktur PT Bintan Alumina Indonesia Santoni.

”Setelah semua proyek disetujui akan meningkatkan ekonomi Kepri dan nasional,” kata Nurdin.

KEK Galang Batam memang sudah ditetapkan dengan PP Nomor 42 tahun 2017. Hingga akhir 2017, nilai investasi yang sudah direalisasikan mencapai Rp 1,1 triliun dari total rencana investasi Rp 36,2 triliun. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here