Kepsek Bintan Curhat ke DPRD Kepri

0
943
SAMPAIKAN ASPIRASI: Tamsir SSi MSi menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Kepri asal Bintan-Lingga, dalam masa reses kemarin. Reses dilaksanakan Hj Susilawati, Hj Dewi Kumalasari, Sarifah Elvyzana dan Hanafi Ekra. F-Yendi/TANJUNGPINANG POS

Tunjangan Preskon dari Pemprov Tak Imbang

BINTAN – BELASAN kepala sekolah (kepsek) SMA/SMK se-Kabupaten Bintan curhat mengenai tunjangan prestasi dan kondisi kerja (preskon), pada saat reses anggota DPRD Kepri dari daerah pemilihan (Dapil) Bintan-Lingga, di SMKN 1 Bintan Timur, Senin (27/3) lalu. Kepsek meminta agar tunjangan preskon untuk guru dan kepsek di Bintan, diberikan secara adil.

Mewakili Kepsek dan guru SMA/SMK Kabupaten Bintan, Wiharjo menjelaskan, di tahun anggaran 2017 ini, nilai tunjangan preskon untuk kepsek dan guru serta pengawas di Kabupaten Bintan sebesar Rp 1,6 juta, sama dengan di Karimun.

Sedangkan di Kota Batam diberikan senilai Rp 2,5 juta, di Tanjungpinang Rp 2,35 juta, Natuna Rp 1,7 juta dan Rp 5,5 juta untuk di Anambas. Sementara, di Kabupaten Lingga diberikan Rp 1,5 juta.

Baca Juga :  DPR Demokrat Tambelan Dilantik

”Padahal, bertugas di Bintan, Lingga dan Karimun itu merupakan daerah pulau dan pesisir. Wilayah tugas juga luas. Pemprov Kepri dalam menetapkan nilai tunjangan itu, seperti ada kesenjangan atau tak imbang. Tolong diperhatikan kesejahteraan kami,” kata Wiharjo.

Dalam masa reses DR Hj Susilawati SAg MEd, Dra Hj Dewi Kumalasari MPd, Hanafi Ekra SAg (PKS) dan Sarifah Elvyzana SSos itu, para kepsek mengusulkan agar tunjangan preskon di Bintan, Lingga, Natuna dan Karimun ditambah.

Sedangkan di Batam, Tanjungpinang dan Anambas tetap. Untuk di Bintan, lanjut Wiharjo, tunjangan preskon idealnya diberikan Rp 2,6 juta, di Lingga sebesar Rp 3 juta, di Karimun Rp 2,75 juta dan di Natuna sebesar Rp 3,5 juta per bulan.

Baca Juga :  2018, Pelabuhan Berakit Bakal Beroperasi

”Kami berharap, usulan ini bisa direspon oleh gubernur dan diperjuangkan oleh anggota DPRD Kepri. Nilai itu kami hitung berdasarkan seluruh aspek,” sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir SSi MSi mengusulkan, agar DPRD Kepri memperhatikan rehab ruang kelas belajar, kesejahteraan guru dan bantuan transportasi (bus) pendidikan di Bintan. Karena, bus yang digunakan anak SMA-SMK masih bergabung dengan angkutan siswa SMP dan SD.

Selain itu, Pemprov Kepri diminta agar tidak menarik guru tidak tetap (GTT) provinsi yang bertugas di Bintan.

Baca Juga :  Tim Pengawas Pantai Trikora Banjir Pujian

Aspirasi yang disampaikan itu menjadi perhatian penting bagi DR Hj Susilawati SAg MEd, Dra Hj Dewi Kumalasari MPd, Hanafi Ekra SAg dan Sarifah Elvyzana SSos memberikan beberapa penjelasan program pembangunan di bidang pendidikan.

Anggota dewan ini juga sepakat, akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan Kepsek, guru dan Kadisdik itu pada Musrenbang 2017 Provinsi Kepri, April ini.

”Curhat para guru ini, akan kami perjuangkan,” kata Hj Susilawati mewakili anggota dewan lainnya.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here