Kerap Banjir, Pengusaha Diminta Bangun Drainase

0
464
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau drainase dan jalan yang rawan banjir di Centre Park-Simpang Kara, Batamcenter beberapa waktu lalu.F-istimewa/HUMAS pamko batam

BATAM – Banjir yang kerap terjadi di Batam saat musim hujan, belum teratasi hingga saat ini. Persoalan banjir dikeluhkan warga, terjadi diantaranya karena persoalan saluran atau drainase. Sementara untuk warga Batamcenter, tepatnya di Pulomas Residence, mereka mengeluhkan banjir karena dampak limbah perusahaan.

Selain limbah, warga yang menemui Komisi III DPRD Batam, Kamis (1/2), mengeluhkan juga soal debu. Perwakilan warga mengaku kondisi itu sudah berlangsung dua tahun. Sehingga mereka meminta agar DPRD Batam membantu warga menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga :  Pemko Gelar Pasar Murah

”Nanti akan kita tindaklanjuti dalam RDP lanjutan. Kita akan panggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan enam perusahaan disana,” janjinya.

Menurut Nyanyang, persoalan ijin perusahaan akan menjadi perhatian mereka. Mereka juga akan memanggil pihak BP Batam, terkait dengan ijin lahan. ”Jadi sebelum RDP, kita minta agar pihak Pemko dan BP Batam ke lokasi dulu. Kita minta operasional perusahaan dihentikan dulu sampai ijin gangguan diselesaikan dan dibahas dalam RDP bersama warga,” imbau Nyanyang.

Baca Juga :  Amsakar: Jangan Ada Bermain Curang

Imbauan itu setelah Ketua RW di sana, Arman mengakui jika dampak perusahaan terjadi di RT 01 RW 22. Dimana, sekitar 30-a kepala keluarga mengalami dampak aktivitas perusahaan. Sementara warga diakui, sudah menyurati perusahaan, BP dan Pemko Batam.

”Tapi tidak ada tindakan perusahaan. Mereka tidak mengindahkan Pemko dan BP. Sehingga jika siang, kami terdampak banjir. Saat kemarau, debu dan ada tembok pembatas perumahan dan perusahaan yang jebol,” ujar Arman sambil menunjukkan foto ke Nyanyang.

Warga setempat mengharapkan, perusahaan agar membangun parit permanen agar dampak bisa ditekan. Selain itu, warga yang terdampak juga wajib diberikan kompensasi, karena sudah terdampak.

Baca Juga :  Marinatama Belum Tambah Armada

”Waktu warga datang dan minta diberhentikan, sempat diberhentikan. Tapi sehari saja dan perusahaan kembali beraktivitas. Kami minta perhatian dewan,” harap Arman.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here