Kini, UN Bukan Lagi Momok Menakutkan

0
838
TRY OUT: SMKN 4 Tanjungpinang saat mengikuti try out beberapa waktu lalu. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Disdik Target 100 Persen Lulus UN 

TANJUNGPINANG – Ujian Nasional (UN) kini tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Namun, persiapan tetap dilakukan sekolah, guru dan siswa untuk menghadapinya.

Sekolah bersama dinas pendidikan telah menyelenggarakan latihan ujian (try out) menjelang pelaksanaan UN.

Baik untuk sekolah yang telah menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) maupun UN berbasis kertas. Ada juga siswa secara pribadi menambah jam latihan soal melalui bimbingan belajar di luar jam belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani, optimis kelulusan siswa ujian nasional tahun ini, meningkat dibandingkan tahun lalu.

”Kita optimis nilai kelulusan naik peringkat,” kata Dadang AG, kemarin.

Baca Juga :  Dapat APBN, Bangun Sekolah Baru

Karena, sambung Dadang semua kepala sekolah sudah melakukan terobosan baru, untuk meningkatkan kelulusan tahun ini.

Meskipun UN bukan satu-satunya penentu kelulusan, tapi kwalitas dan mutu pendidikan di Tanjungpinang terus meningkat.

Pada kelulusan UN tahun lalu, sebanyak 2.802 siswa tingkat SMA, SMK dan MA peserta UN tahun 2016 di Kota Tanjungpinangnaik menjadi peringkat dua se-Kepri. Nilai kelulusan tahun 2016 meningkat dibanding tahun 2015 lalu.

Dadang berharap, peningkatan yang telah diperoleh dapat dipertahankan untuk tahun-tahun mendatang. Ini juga yang diharapkan Dadang, kelulusan tahun ini juga meningkatn dibandingkan tahun 2016 lalu.

Baca Juga :  Ruang Kelas SDN 16 Ditambah

”Meskipun UN bukan penentu tunggal, tapi pelajar kita diminta untuk mempersiapkan diri. Jangan sampai tidak ada persiapan menuju UN,” tegasnya.

Masih kata Dadang, tahun lalu siswa SMAN 2 atas nama Nurmawiya (17), memperoleh nilai UN tertinggi kedua se-Provinsi Kepri. Saat itu nilainya mencapai 529,5.

Ujian Nasional, menurut Mendikbud, dijadwalkan akan digelar pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2017, dengan rincian untuk SMK pada tanggal 3- 6 April 2017.

Untuk SMA/MA pada tanggal 10-13 April.Untuk SMP/MTs dirancang dalam dua gelombang, yang pertama dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 4, dan 15 Mei. Sedangkan untuk gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 8, 9, 10, dan 16 Mei.

Baca Juga :  US SD Bukan Penentu Kelulusan

Adapun mata pelajaran (mapel) yang akan diujikan pada UN tahun 2017, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) ditambahkan satu mata pelajaran sesuai dengan jurusan siswa, sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditambahkan uji teori kejuruan sesuai dengan bidangnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here