Kominfo Bikin Aplikasi Pelayanan Ujung Jari

0
544
Efiyar M Amin

TANJUNGPINANG – Anggapan loyonya kinerja ASN Pemerintah Kota Tanjungpinang yang disampaikan oleh anggota DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu, kembali dikritik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Drs. Efiyar M Amin mengharapkan agar penilaian terhadap kinerja ASN Pemko Tanjungpinang tidak digeneralisir dengan loyo, hanya karena adanya keluhan atau kelemahan pada pelayanan OPD tertentu.

Menurut Efiyar, beberapa OPD saat ini tengah melakukan beberapa terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerjanya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dicontohkan Efiyar, saat ini tengah melakukan kajian dan uji coba penerapan cairan polimer sebagai pengganti agregat batu untuk pembangunan jalan pemukiman.

Baca Juga :  10 ASN Korupsi, Akhir November akan Dipecat

Terobosan ini merupakan inovasi untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi. ”Menurut saya, indikator yang disampaikan beliau juga masih sebatas asumsi semata. Belum ada berapa persentase atau indikator yang jelas. Kami tidak menginginkan adanya kelemahan pelayanan atau kinerja pada OPD tertentu, lantas kinerja seluruh ASN Pemko Tanjungpinang digeneralisir loyo,” ungkap Efiyar.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang sendiri, lanjut Efiyar, justru telah lama membuat inovasi peningkatan pelayanan publik seperti yang dikatakan Maskur. Tidak hanya sekadar pengaduan publik melalui aplikasi WhatsApp. Dinas Kominfo Tanjungpinang, tambah Efiyar, bahkan telah membangun aplikasi khusus pengaduan publik berbasis android yang dinamakan dengan Ujar singkatan dari Ujung Jari.

Baca Juga :  Wakasal Minta Perwira TNI AL Jauhi Narkoba

Aplikasi ini sudah bisa diunduh di google playstore, dan telah dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan publik. Berdasarkan data yang ada pada admin Ujar, jumlah masyarakat yang telah mengunduh aplikasi Ujar saat ini sebanyak 132 anggota.

Dan pengaduan yang telah disampaikan dimulai dari genangan air setelah hujan, pohon yang membahayakan, galian kabel PLN, tumpukan tiang PLN, penerangan jalan, perparkiran, dan masalah sosial lainnya. Beberapa OPD terkait juga telah menindaklanjuti pengaduan publik melalui aplikasi Ujar tersebut.

”Untuk lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Pemko Tanjungpinang, Dinas Kominfo juga telah memfasilitasi terjadinya MoU dan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan Pemerintah Kota Bandung. Kerjasama ini juga terkait dengan penggunaan sistem pemerintahan berbasis elektronik di lingkup Pemko Tanjungpinang. Kerjasama ini ke depan memungkinkan Pemko Tanjungpinang menggunakan berbagai aplikasi berbasis internet,” terang Efiyar.(bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here