Konsultan Paparkan Potensi Kepri Dapat PI 10 % Migas

0
476

BATAM – Konsultan migas Kepri memaparkan potensi-potensi Participating Interest (PI) 10 petsen ke Plt. Gubernur Kepri, Isdianto pada Jumat, (2/8/2019) di Ruang Hotel Travelodge, Jalan Duyung, Sei Jodoh, Batam.

Paparan due diligence ini juga dihadiri oleh Bupati Natuna, Hamid Rizal dan Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris.

Kegiatan tang diprakarsai PT Pembangunan Kepri ini juga dihadiri oleh pejabat eselon 2 Kepri diantaranya Jamhur Ismail selaku Kadishub, Herry Adrianto selaku Karo Perekonomian Setdaprov, dari jajaran BUMD Kepri tampak, Direktur PT. Pembangunan Kepri, Azwardi, Dirut PT. Pembangunan Kepri NWN, H. Huzrin Hood.

Baca Juga :  Banjir Tertingggi Sepanjang Sejarah

Plt. Gubernur Kepri mengapresiasi setinggi tingginya kepada kajian Konsultan Migas Kepri atas dedikasi tanpa pamrih untuk membantu BUMD demi mendapatkan PI 10%. Lebih lanjut Gubernur dan kedua Bupati menyetujui Ir. Fachrizal untuk menjadi konsultan BUMD PT. Pembangunan Kepri NWN secara berkelanjutan dan akan diwujudkan dalam bentuk nota kerjasama yang dibukukan pada kantor notaris yang akan ditunjuk kemudian. 

Ir. Fachrizal atau yang biasa disapa Ical Long Enon selaku pihak yang ditunjuk sebagai Konsultan Migas Kepri dalam paparan hasil due diligence nya merekomendasikan Kepala Daerah untuk mengelola 10% saham blok Ande-ande Lumut, menurut Ical Long Enon, dengan adanya pelaksanaan PI 10% merupakan keberpihakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Peraturan Menteri ESDM No. 37 Tahun 2016 menjelaskan bahwa tujuan PI 10% ini adalah meningkatkan peran serta daerah dan nasional dalam pengelolaan migas.

Baca Juga :  Struktur Pemerintahan Lengkap

Ical Long Enon juga mepresentasikan peluang-peluang Kepri untuk mendapatkan PI 10% pada beberapa blok Migas yang akan masuk di Kepri salah satunya kontraktor minyak asal Kuwait. “Semoga ini menjadi langkah awal Kepri mengelola kekayaan alam nya sendiri,” ujar Ical.

Herry Adrianto, Kepala Biro Perekonomian Setda Kepri menjelaskan bahwa tahapan terhadap PI 10% tinggal selangkah lagi yaitu menunggu keputusan Menteri ESDM berdasarkan pertimbangan dari SKK Migas. “Saya optimis Kepri mampu mengelola SKA nya dari sektor Migas”, pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here